MES Dukung Peran Pasar Modal Syariah di Ekosistem Industri Halal

MES Dukung Peran Pasar Modal Syariah di Ekosistem Industri Halal

Data OJK per Oktober 2021 menyebutkan pembiayaan yang disalurkan bank syariah naik 7,9 persen secara tahunan menjadi Rp418 triliun. Namun hal itu masih lebih kecil dibandingkan penyaluran pembiayaan bank konvensional yang mencapai Rp5.784 triliun. Aspek pendanaan kepada ekosistem industri halal tidak bisa hanya mengandalkan industri perbankan syariah melainkan perlu didukung dari sektor lainnya salah satunya dari pasar modal syariah melalui instrumen seperti sukuk dan securites crowdfunding.

Mendukung hal tersebut, Dewan Pakar MES kembali menyelenggarakan Muhadatsah Dewan Pakar Edisi ke-14 dengan tema “Pendanaan Melalui Pasar Modal Syariah sebagai Pendukung Ekosistem Industri Halal” pada Sabtu, 24 September 2022.

Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Dewan Pakar Suhaji Lestiadi mengatakan bahwa Dewan Pakar MES secara konsisten terus memberikan kontribusi pemikiran dan strategi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia.

Berita terkait  LP3H MES Dorong Kemandirian UMKM Halal di Bogor

Suhaji menegaskan, pemanfaatan pasar modal syariah sebagai sumber pendanaan industri halal menjadi salah satu perwujudan dari penguatan halal value chain, dimana seluruh proses mulai dari pendanaan hingga proses pemasaran dilakukan secara syariah.

Instrumen seperti saham syariah dan sukuk korporasi menurut Suhaji merupakan potensi bagi perusahaan untuk memperoleh pendanaan dalam rangka mengembangkan usahanya. Instrumen pasar modal syariah yang berbasis digital seperti securities crowdfunding (SCF) juga terus berkembang dan berpotensi untuk memberikan pendanaan kepada UKM yang bergerak di bidang syariah.  

Lebih lanjut, Suhaji mengemukakan tiga hal yang dapat ditekankan dalam upaya meningkatkan akses pembiayaan melalui pasar modal syariah yaitu pertama, penguatan literasi dan sosialisasi bagi perusahaan yang ingin memperoleh pendanaan syariah. Kedua, business matching antara pelaku pasar modal syariah dengan para pelaku industri halal untuk mengetahui jenis instrumen yang sesuai dengan kebutuhan pendanaan mereka. Ketiga, kegiatan promosi ekonomi dan keuangan syariah serta industri halal, seperti penyelenggaraan kegiatan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2022 yang akan diselenggarakan pada Oktober mendatang.

Berita terkait  Wali Kota Banjarmasin Minta MES Inisiasi Program Kolaboratif

Dalam forum Muhadatsah Dewan Pakar ke-14 ini, hadir dua narasumber yaitu Direktur Pasar Modal Syariah OJK, Fadilah Kartikasasi, Co-Founder dan CEO Shafiq, Kevin Syahrizal, serta dua penanggap utama yaitu, Direktur PT. Corro Shield, Indra Tyas Permana dan Direktur Jasa Keuangan dan BUMN Bappenas, Onny Noyorono dengan dipandu oleh Dewan Pakar Pengurus Pusat MES, Iwan Pontjowinoto.

Penulis: Muhamad Iqbal Haqiqi Maramis

Editor: Herry Aslam Wahid

Related Posts
Leave a Reply

Your email address will not be published.Required fields are marked *