BRI Syariah & BTPN Syariah resmi melantai di BEI, Angin segar bagi Investor Syariah?

Jakarta – Dua bank syariah terkemuka di Indonesia, BTPN Syariah dan BRI Syariah resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Diawali dengan BTPN Syariah yang mencatatkan sahamnya dengan kode BTPS pada Selasa (8/5/18), disusul oleh BRI Syariah dengan kode saham BRIS sehari setelahnya (9/5/18).

Pada pencatatan perdana ini, emiten berkode saham BTPS tersebut menawarkan 770 juta lembar saham baru atau 10% sedangkan BRIS melepaskan 27% dari modal yang ditempatkan dan disetor melalui Penawaran Umum Perdana Saham atau Initial Public Offering (IPO).
Direktur Utama BTPN Syariah, Ratih Rachmawaty mengatakan bahwa dana yang diperoleh pada proses ini akan digunakan untuk meningkatkan volume pembiayaan terhadap segmen nasabah prasejahtera produktif.

Pengakuan berbeda disampaikan oleh Direktur Utama BRI Syariah, Hadi Santoso, “Rencananya kami akan menggunakan dana yang diperoleh melalui IPO ini untuk meningkatkan penyaluran pembiayaan sebesar 80%, membangun sistem teknologi informasi sebesar 12,5 persen dan sisanya untuk pengembangan kantor cabang di Sabang dan Merauke.” Hadi juga menambahkan bahwa IPO ditempuh dalam rangka mencapai cita-cita besar agar BRI Syariah naik level ke Buku III.

Selama masa IPO, menariknya baik BTPN Syariah maupun BRI Syariah sama-sama mengalami oversubscribed atau kelebihan permintaan, dimana tercatat oversubscribed yang dialami BTPS mencapai 1,7 kali, bahkan BRIS mengalami oversubsribed hingga 2 kali dari jumlah yang ditawarkan.

Tidak hanya itu, pada sesi penutupan perdagangan pertama BTPS mencatat kenaikan harga saham yang cukup tajam hingga 49,47% atau 485 poin menjadi Rp 1.450. Kenaikan ini juga dialami oleh BRIS yakni sebesar 19,6% ke level Rp 610 per saham pada hari Rabu lalu.
Fenomena ini menunjukkan bahwa kini masyarakat Indonesia sudah semakin melek terhadap perkembangan dunia investasi syariah, termasuk bagi lembaga keuangan syariah lainnya di industri bisa lebih termotivasi untuk melakukan IPO.

About the author: ekonomis

Leave a Reply

Your email address will not be published.Email address is required.