MES Sumenep adakan Workshop Kewirausahaan di kalangan Pelajar

Sumenep – Minggu (27/10) PD MES Sumenep mengadakan kegiatan workshop kewirausahaan yang bertajuk “Menumbuhkan Jiwa Entrepreneurship Santri Milenial”  yang dihadiri kurang lebih sebanyak 100 orang peserta dan  bertempat di Aula MA Al-Munawarah, Batuputih Sumenep. Workshop Kewirausahaan merupakan bagian dari program MES Sumenep Goes to School, dalam sosisalisasi berbagai program dan agenda strategis PD MES Sumenep dalam mengedukasi siswa/siswi tentang ekonomi dan bisnis syariah.

Acara tersebut dibuka oleh Ketua Yayasan Al-Munawarah, K. Hosen, yang dihadiri oleh Ketua Yayasan, dewan guru, dan segenap civitas akademika MA Al-Munawarah. Dalam sambutannya Hosen, sangat senang dan merasa terhormat karena diberikan kepercayaan sebagai tuan rumah oleh PD MES Sumenep dalam kegiatan ini. “saya merasa senang dapat menjadi tuan rumah dalam acara ini, semoga setelah ini kedepannya bisa meningkatkan sinergi yang baik antara kedua belah pihak” ungkap Ketua Yayasan Al Munawarah yang dihadiri oleh Ketua Yayasan, dewan guru, dan segenap civitas akademika MA Al-Munawarah. Kemudian acara dilanjutkan dengan penyampaian keynote speech oleh Ketua Umum PD MES Sumenep.

Ketua Umum PD MES Sumenep, Hajar mengatakan pemahaman ekonomi dan bisnis syariah harus sudah diberikan sejak dini khususnya di lingkungan sekolah. “bagi pelajar mengetahui pola dan karakteristik dari praktik bisnis berbasis syariah dapat berpengaruh pada pengembangan ekonomi syariah di Kabupaten Sumenep, serta memunculkan bibit-bibit pelaku usaha syariah yang unggul” ungkapnya.

Lebih lanjut Hajar menambahkan tantangan yang dihadapi milenial pada zama ini jauh lebih kompleks dan maju dibandingkan sebelumnya, sehingga kaum milenial dinilai harus mempersiapkan diri untuk dapat bertahan di tengah -tengah derasnya arus globalisasi di era revolusi industri 4.0. “Melalui pelatihan kewirausahaan ini diharapkan dapat menumbuhkan jiwa entrepreneurship sejak dini. Generasi milenial harus memiliki paradigma menggaji, bukan digaji; mempekerjakan orang lain, bukan bekerja pada orang lain. Tentu hal itu bisa terwujud jika memiliki kemampuan dan jiwa entrepreneurship yang ditumbuhkan sejak dini.” Pungkasnya.

Adapun narasumber yang hadir antara lain, Ketua I PD MES Sumenep, Affan Riadi, dan Ketua II PD MES Sumenep, Muktirrahman. Ketua I PD MES Sumenep, Affan Riadi, menyampaikan dalam pemaparan materinya seorang siswa harus memiliki impian dan tekad yang besar. “Jangan hanya disibukkan dengan berbagai aktivitas yang kurang bermanfaat untuk masa depan. Salah satu aktivitas yang bisa dilakukan yaitu belajar bisnis sesuai hobby dan keterampilan masing-masing.” Ujarnya.

Sementara itu Ketua II PD MES Sumenep, Muktirrahman menyampaikan santri milenial memiliki peran yang cukup besar dalam sektor perekonomian, dan beberapa tahun kedepan diprediksi, perekonomian akan terpusat di desa, menurutnya beberapa indikator tersebut sudah nampak saat ini, di mana pemerintah mulai konsentrasi dalam pengembangan ekonomi desa. “Maka, sebagai santri milenial yang hidup dan besar di desa, tentu memiliki peran yang penting dalam meningkatkan perekonomian desa.” Peserta sangat antusias dalam mengikuti kegiatan tersebut sejak awal hingga akhir, banyaknya pertanyaan dari peserta mengawali rencana tindak lanjut yang diadakan setelah sesi diskusi berakhir, rencana tindak lanjut diharapkan dapat diagendakan

About the author: ekonomis

Leave a Reply

Your email address will not be published.Email address is required.