LSP Keuangan Syariah Gelar Rapat Tahunan

LSP Keuangan Syariah Gelar Rapat Tahunan

Jakarta –Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Keuangan  Syariah menggelar Rapat Tahunan Tahun Buku 2018 pada Senin (29/4) bertempat di Wisma Mandiri lt. 11 Jakarta Pusat. Rapat tahunan dihadiri 30 orang dari berbagai lembaga yang terdiri dari Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), Asosiasi Bank Syariah Indonesia (ASBISINDO), Asosiasi Penjaminan Perusahaan Indonesia (ASIPPINDO), Forum Zakat (FOZ), Para Asesor Konpetensi dan Notaris.

Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Umum ASBISINDO Tony Eko Boy Subari, dalam sambutan mewakili asosiasi pendiri menyampaikan apresiasinya atas kerja keras pengurus dan assessor LSP KS, sehingga organisasi yang baru berdiri dalam waktu dua tahun ini dari sisi keuangan sudah mulai positif. “Alhamdulillah peserta sertifikasi pada tahun ini mencapai 2000 orang. Ini sudah menginjak tahun ketiga, sertifikasi 123 sudah dilakukan, selanjutnya adalah CS teller dan Lembaga Amil Zakat. Ini merupakan prestasi yang luar biasa tahun kedua mulai positif dan tahun ketiga positif.” Tutur Pria yang juga Direktur Utama Bank Syariah Mandiri.

Rapat tahunan LSP KS dipimpin langsung oleh Edy Setiadi selaku Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat MES, dan dimulai pada pukul 15.45 WIB, dengan agenda rapat pertama penyampaian dan pengesahan laporan kerja 2018 yang disampaikan oleh Ketua umum LSP KS, Ani Murdiati. Dilanjut dengan agenda rapat kedua pembahasan dan pengesahan rencana kerja 2019 LSP Keuangan Syariah dan agenda terakhir adalah pembahasan dan Pengesahan Personalia Badan Pengurus Harian LSP Keuangan Syariah.

Diitemui disela-sela acara, Edy Setiadi menyatakan memiliki optimisme terhadap LSP KS dengan melihat program kerja tahun 2018 yang sudah dilaksanakan berhasil melebihi target internal walaupun masih terdapat tantangan yang harus dikejar dan segera diselesaikan pada tahun selanjutnya. “Kedepannya kita bisa berkolaborasi dengan lebih baik lagi, seluruh pembina dan pemegang saham dalam hal ini ASBISINDO, MES, ASIPPINDO, AASI, FOZ bisa mendorong lebih berhasilnya lagi LSP KS dan tidak terbatas hanya perbankan saja tapi institusi lainnya termasuk forum zakat dan perguruan tinggi, serta program pemerintah melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDES).” ujarnya.

Ketua Umum LSP KS Ani Murdiati mengatakan “Saya bersyukur bahwa laporan keuangan dan laporan kegiatan tahun 2018 diterima, serta rencana kerja tahun 2019 juga diterima” Lebih lanjut Ani juga berharap mendapat dukungan penuh dari para pembina dan pendiri untuk segala aspek dari target yang ada. ASBISINDO dan MES sebagai motor pendiri diharapkan mendirikan lembaga pelatihan sebagai mitra LSP KS, sehingga bisa mengembangkan bersama-sama kedepan. “Kedepannya saya berharap ada satu program yang aktif sebagai partner LSPKS merealisasikan kerjasama dengan para universitas yang sudah melakukan MOU dengan MES. Program itu yang dalam jangka waktu pendek ini diperlukan oleh LSP KS.” Pungkas Ani. (DQB)

About the author: ekonomis

Leave a Reply

Your email address will not be published.Email address is required.