Melihat Perbedaan tanpa Masalah

Indonesia terkenal sebagai negara dengan populasi muslim terbanyak di dunia. Selain itu, muslim di Indonesia juga terbagi menjadi banyak golongan dengan mazhab mereka masing-masing. Seperti yang kita tahu, untuk masalah ubudiyah/peribadatan memang tidak terlalu banyak perbedaan. Namun jika berbicara masalah furu’iyah/cabangnya khususnya muamalah ekonomi syariah, masih ada perbedaan pendapat yang terjadi di masyarakat.

Salah satunya yang sering menjadi perdebatan ialah jika kita berbicara masalah asuransi syariah. Masih ada masyarakat yang menganggap bahwa asuransi itu identik dengan judi/maysir, masih ada gharar, masih ada riba dalam mekanismenya, meskipun itu asuransi syariah. Terlebih lagi, seperti yang sudah saya sampaikan sebelumnya bahwa umat Islam Indonesia sendiri terdiri dari berbagai golongan dengan penafsirannya masing-masing.

Perlu kita ketahui bersama, untuk menjembatani banyaknya penafsiran dari golongan umat Islam di Indonesia dibentuklah MUI sebagai lembaga yang memiliki otoritas untuk mengkaji dan menerapkan fatwa atau hukum Islam yang berkaitan dengan muamalah untuk mencari titik kesepakatan dari perbedaan pandangan yang muncul di masyarakat. Termasuk dalam hal asuransi syariah. Ulama-ulama kita yang merepresentasikan banyaknya golongan umat Islam di Indonesia telah memberikan fatwa akan kehalalan asuransi syariah, dengan berbagai aturan dan pedomannya. Maka penting bagi masyarakat muslim yang menjadi bagian dari ormas islam di Indonesia untuk sama-sama menjaga konsensus para ulama-ulama kita. InsyaAllah, asuransi syariah di Indonesia sudah sesuai syariah.

Mari kita hormati ulama, kita hormati perbedaan diantara kita, menjaga persatuan dan saling tolong menolong antar sesama dengan berasuransi syariah untuk kehidupan yang lebih baik. Syariah untuk semua.

About the author: ekonomis

Leave a Reply

Your email address will not be published.Email address is required.