Global Wakaf, Kembangkan Wakaf Produktif Guna Bangkitkan Ekonomi Ummat

Global Wakaf Corporation (GWC) memperjuangkan konsep wakaf produktif yang bertujuan memenuhi perbaikan kesejahteraan, martabat, harga diri dalam kebutuhan yang sifatnya hajiyyat maupun tahsiniyat atau penyempurnaan.

“GWC berperan untuk menjalankan setinggi-tingginya manfaat, yakni profitabilitas tertinggi dan kemanfaatan terpanjang. GWC layaknya sebuah perusahaan harus memperoleh setinggi-tingginya keuntungan dan sepanjang-panjangnya umur aset untuk kepentingan umat,” demikian hal tersebut diungkapkan Direktur Utama Global Wakaf Corporation – Imam T. Saptono kepada wartawan akhir pekan lalu di Jakarta.

Menurut Imam, Global Wakaf Corporation sendiri merupakan bagian dari Global Islamic Philanthropy (GIP), berperan sebagai lembaga pengelola aset wakaf masyarakat yang profesional, amanah, dan berjangkauan luas. Melalui program-program produktif, Global Wakaf senantiasa membangun kesejahteraan masyarakat yang berhak menerimanya (maukuf alaih).

Program wakaf dari Global Wakaf ditujukan membantu masyarakat umum dalam pemenuhan kebutuhan dasar sekaligus memberdayakan dan meningkatkan produktivitas.

Lebih lanjut dijelaskan Imam, saat ini GWC sudah mengelola 30 perusahaan yang mewakafkan sebagian sahamnya untuk dikelola oleh GWC, mulai dari sektor properti, konsultan legal, industri hingga IT. Dengan pengelolaan wakaf secara profesional oleh GWC, maka manfaat dari wakaf tidak hanya terhenti sesaat setelah wakaf ditunaikan tetapi juga mengalir dan memberikan dampak yang signifikan untuk membangun kehidupan masyarakat.

Menurut Imam, ke depan, apabila perusahaan yang berwakaf atau listed di GWC membutuhkan penambahan investasi, maka GWC bisa melakukan penanaman modal yang bersumber dari wakaf tunai.

“Di waktu bersamaan, kami akan mengajak masyarakat untuk masuk ke dalam perusahaan yang kami anggap layak. Di dalam roadmap, kami akan membangun fintech dengan model peer-to-peer financing, sehingga orang yang berwakaf bisa memilih perusahaannya sendiri sebagai sarana wakafnya,” tambah Imam Saptono.

Berbagai jenis wakaf produktif oleh Global Wakafi antaranya berupa wakaf uang di mana uang menjadi harta benda wakaf atau aset berupa nilai uang yang ditunaikan dan diproduktifkan melalui pengelolaan lahan pertanian produktif, wakaf ternak, wakaf properti, wakaf ritel seperti Jaringan Ritel Sodaqo, juga wakaf saham/perusahaan. Lalu, wakaf yang manfaat produktifnya langsung dirasakan masyarakat seperti wakaf sumur sebagai solusi kebutuhan air masyarakat, wakaf pendidikan, hingga wakaf kesehatan.

Melalui Global Wakaf Corporation (GWC), wakaf yang diterima berupa wakaf uang, saham atau aset dari masyarakat ke Global Wakaf akan dikelola GWC yang mana hasil produktivitasnya akan dimanfaatkan untuk memberdayakan dan menyejahterakan masyarakat.

Global Wakaf sendiri telah terdaftar sebagai Nazhir Wakaf berdasarkan Surat Tanda Bukti Pendaftaran Nazhir no. 3.3.00068 yang dikeluarkan Badan Wakaf Indonesia pada tanggal 16 September 2014. Global Wakaf sebagai organisasi filantropi Islam, bertekad menjadikan umat Islam dunia sebagai subjek pembangunan peradaban global yang lebih baik. Tekad Global Wakaf, menjadi titik api pembangunan masyarakat madani yang kuat, mendorong wakaf sebagai gerakan masyarakat Islam yang mendunia.

 

About the author: Editor 1

Leave a Reply

Your email address will not be published.Email address is required.