Literasi Jadi Kunci Perluasan Ekonomi Syariah di Batam

Literasi Jadi Kunci Perluasan Ekonomi Syariah di Batam

Ekonomi syariah tidak cukup hanya tersedia, tetapi perlu dipahami agar benar-benar dimanfaatkan masyarakat. Karena itu, penguatan literasi menjadi langkah awal untuk memperluas penerapan ekonomi syariah di Kota Batam.

Pesan tersebut mengemuka dalam Workshop Pasar Modal Syariah yang dirangkaikan dengan pelantikan Pengurus Daerah (PD) MES Kota Batam periode 2026–2031 pada Kamis (13/8).

Ketua Umum PW MES Kepri, Muhammad Zulkamirullah, menilai penguatan literasi menjadi fondasi utama sebelum ekonomi syariah diperluas ke berbagai sektor. Menurutnya, masyarakat perlu memahami konsep ekonomi syariah agar penerapannya dapat berjalan optimal.

“Masyarakat harus paham dulu apa itu ekonomi syariah. Kalau pemahamannya sudah baik, baru kita bisa mendorong penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Jadi, literasi harus menjadi langkah pertama,” ujarnya.

Ia mengatakan ekonomi syariah memiliki cakupan yang jauh lebih luas daripada sektor keuangan. Karena itu, edukasi perlu dilakukan secara menyeluruh agar masyarakat memahami berbagai peluang yang dapat dikembangkan.

Berita terkait  MES Kepri Luncurkan Rumah Jurnal Eksyar untuk Perkuat Ekosistem Ilmiah

“Ekonomi syariah itu bukan hanya soal transaksi atau perbankan. Ada produk halal, pariwisata, perdagangan, sampai aktivitas usaha yang semuanya bisa menerapkan prinsip syariah. Itu yang perlu kita kenalkan kepada masyarakat,” tuturnya.

Menurut Zulkamirullah, posisi Batam sebagai pintu masuk perdagangan dan mobilitas masyarakat dari berbagai daerah maupun negara menjadi modal besar untuk memperkuat literasi ekonomi syariah di Kepulauan Riau. Potensi tersebut perlu didukung melalui kolaborasi berbagai pemangku kepentingan.

Sejalan dengan itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Batam, Suhar, mengatakan Pemerintah Kota Batam juga menempatkan literasi sebagai langkah awal sebelum ekonomi syariah diterapkan lebih luas di masyarakat.

“Pertama kita dorong literasi ekonomi syariah dulu. Setelah masyarakat paham, baru kita bicara penerapannya di berbagai aspek kehidupan,” kata Suhar.

Menurutnya, masih banyak masyarakat yang belum memahami praktik ekonomi syariah secara utuh. Kehadiran MES Kota Batam diharapkan dapat memperkuat edukasi sekaligus menjadi mitra pemerintah dalam membangun pemahaman tersebut.

Berita terkait  SPMS 2026 MES Kalteng Dorong Partisipasi Investasi Syariah

“MES kita harapkan bisa membantu memberikan pemahaman kepada masyarakat. Dengan literasi yang semakin baik, penerapan ekonomi syariah juga akan semakin berkembang,” ujarnya.

Upaya tersebut diharapkan semakin diperkuat melalui kepengurusan baru MES Kota Batam periode 2026–2031, dengan mendorong kolaborasi lintas sektor untuk memperluas penerapan ekonomi syariah di Kepulauan Riau.

Pewarta: Muhammad Lutfi N.S. | Editor: Alfath Shifa G.
Foto: Dokumentasi MES


Eksplorasi konten lain dari Masyarakat Ekonomi Syariah

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Related Posts
Leave a Reply

Your email address will not be published.Required fields are marked *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses