Wujudkan Warga Melek Keuangan, MES Sergai Edukasi Pasar Modal Syariah

Wujudkan Warga Melek Keuangan, MES Sergai Edukasi Pasar Modal Syariah

Upaya mewujudkan warga melek keuangan dilakukan melalui penguatan literasi keuangan syariah agar masyarakat terhindar dari praktik investasi ilegal sekaligus mampu membangun kesejahteraan jangka panjang.

Pesan tersebut disampaikan Wakil Bupati Serdang Bedagai (Wabup Sergai), Adlin Tambunan, saat membuka Roadshow Pasar Modal Syariah Kabupaten Sergai 2026 bertajuk di Aula Dinas Pendidikan Sergai, Sei Rampah, pada Rabu (8/7).

Adlin, yang juga menjabat Ketua Umum Pengurus Daerah (PD) MES Serdang Bedagai, mengatakan bahwa momentum ini menjadi peluang berharga untuk memperluas pemahaman masyarakat mengenai investasi yang sesuai syariat.

“Pasar modal syariah ini bukan eksklusif bagi kalangan tertentu, namun terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat, mulai dari pemula hingga profesional. Karena itu, kegiatan ini menjadi sangat strategis untuk memberikan pemahaman yang benar mengenai investasi syariah,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa peserta mendapatkan pembekalan teknis mengenai mekanisme Sharia Online Trading System (SOTS), yaitu sistem perdagangan saham elektronik yang transparan dan sesuai prinsip Islam. Melalui pemahaman sistem tersebut, masyarakat diharapkan mampu bertransaksi dengan aman tanpa terjebak praktik riba, gharar, maupun maisir.

“Kami ingin membangun ekosistem keuangan syariah yang semakin inklusif, transparan, dan berkeadilan. Kabupaten Sergai tidak hanya ingin dikenal sebagai daerah agraris, tetapi juga menjadi pelopor literasi dan inklusi pasar modal syariah di Sumatera Utara,” tegasnya.

Berita terkait  Hindari Investasi Bodong, MES Kaltim dan BEI Selenggarakan Workshop Pasar Modal Syariah

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Sumatera Utara, M. Pintor Nasution, menepis anggapan bahwa investasi hanya dapat dilakukan oleh masyarakat berpenghasilan tinggi.

“Siapa pun kini dapat menjadi investor dengan modal terjangkau pada instrumen yang diawasi regulator dan mengantongi fatwa Dewan Syariah Nasional MUI (DSN-MUI),” tuturnya.

Pintor berharap kegiatan tersebut tidak hanya menambah jumlah investor, tetapi juga meningkatkan kualitas investor, yakni mereka yang memahami risiko, mengambil keputusan berdasarkan pengetahuan, serta membangun masyarakat yang semakin melek keuangan sehingga tidak mudah tergiur berbagai tawaran investasi bodong.

Pewarta: Muhammad Lutfi N.S. | Editor: Alfath Shifa G.
Foto: Dokumentasi MES

Berita terkait  Pasar Modal Syariah Jadi Alternatif Investasi Aman bagi Masyarakat Aceh

Eksplorasi konten lain dari Masyarakat Ekonomi Syariah

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Related Posts
Leave a Reply

Your email address will not be published.Required fields are marked *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses