Tingkatkan Pelayanan dan Ekosistem Ekonomi Haji, MES dan BPKH Jalin Kerja sama dengan Komisi Haji Nasional Nigeria

Tingkatkan Pelayanan dan Ekosistem Ekonomi Haji, MES dan BPKH Jalin Kerja sama dengan Komisi Haji Nasional Nigeria

Komisi Haji Nasional Nigeria, National Hajj Commission Of Nigeria (NAHCON), mengirimkan 22 orang delegasi untuk berkunjung ke Indonesia untuk mempelajari tata kelola keuangan dan penyelenggaraan ibadah haji.  Indonesia menjadi contoh atau role model dalam penyelenggaraan ibadah haji negara lain di dunia.  

Dalam kunjungan tersebut, NAHCON juga menjalin kerja sama dengan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) dan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) mengenai Optimalisasi kemaslahatan umat Islam melalui pengelolaan dana haji dan peningkatan kualitas pelayanan kepada jemaah haji Indonesia dan Nigeria. Penandatangan Nota Kesepahaman antara ketiga pihak tersebut dilakukan dalam agenda Silaturrahim Kerja Nasional MES pada Sabtu, 8 Oktober 2022 di Jakarta Convention Center.

Berita terkait  Kabar Baik, RUU Ekonomi Syariah Masuk Prolegnas Prioritas 2022

Commissioner Policy, Personnel, Management dan Finance NAHCON, Nura Hassan Yakassai, mengatakan terkait berbagai potensi kerja sama Nigeria dan Indonesia kedepannya yang dinilai sangat menjanjikan.

Meskipun pandemi covid-19 belum sepenuhnya reda, namun menurutnya situasi saat ini sudah sangat mendukung terciptanya forum-forum diskusi antarnegara, yang juga dapat melibatkan Arab Saudi sebagai regulator haji. Diharapkan dengan kerja sama ini dapat menguatkan hubungan kelembagaan antar negara yang terjalin dengan baik dan saling mendukung dalam ekosistem haji.[m1] 

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat MES, Iggi Haruman Achsien menjelaskan bahwa kerja sama antarnegara terkait peningkatan pelayanan ibadah haji menjadi langkah yang strategis guna memberikan kenyamanan untuk para jamaah haji dari masing-masing negara.

Berita terkait  Seminar Virtual Elsya MES Goes to Campus UPI

Selain itu, potensi ekonomi haji juga perlu dioptimalkan secara berkelanjutan, seperti akomodasi terkait makanan, penginapan, dan kebutuhan pendukung ibadah haji lainnya. Itu semua, menurut Iggi membutuhkan kolaborasi dan sinergi antar lembaga sehingga potensi ekonomi tersebut dapat dimaksimalkan.

Kerja sama ini menjadi langkah konkret MES untuk berkontribusi terhadap upaya meningkatkan pelayanan haji dan menciptakan ekosistem ekonomi haji dan umrah yang berkelanjutan dan bermanfaat bagi para jamaah haji. 

Penulis: Muhamad Iqbal Haqiqi

Editor: Herry Aslam Wahid


Related Posts
Leave a Reply

Your email address will not be published.Required fields are marked *