Literasi multifinance syariah perlu bergerak dari sekadar mengenal produk menuju pemahaman atas akad, mekanisme pembiayaan, dan hak konsumen. Perspektif tersebut menjadi perhatian dalam Roadshow Multifinance Syariah yang diselenggarakan Pengurus Daerah MES Cianjur di Aula FEBI Universitas Suryakancana pada Kamis (10/9).
Wakil Rektor I Universitas Suryakancana, Iis Ristiani, menilai literasi keuangan syariah perlu diperkuat sejak lingkungan pendidikan. Menurutnya, mahasiswa perlu memahami tidak hanya produk keuangan syariah, tetapi juga prinsip dan mekanisme yang mendasarinya.
“Perguruan tinggi memiliki peran dalam memperluas wawasan mahasiswa mengenai ekonomi dan keuangan syariah. Literasi ini penting agar generasi muda tidak hanya mengenal produknya, tetapi juga memahami prinsip dan mekanismenya,” ujar Iis.
Ia menambahkan, kolaborasi perguruan tinggi dengan MES, regulator, dan industri dapat mempertemukan pemahaman akademik dengan praktik di lapangan. Melalui ruang seperti ini, mahasiswa dapat melihat lebih dekat perkembangan industri keuangan syariah, termasuk pentingnya memahami hak konsumen dalam menggunakan layanan pembiayaan.
Sementara itu, Ketua Umum MES Cianjur, Irpan Jamil, mengatakan pemahaman terhadap akad dan mekanisme pembiayaan menjadi bagian penting sebelum masyarakat memilih produk multifinance syariah.
“Pembiayaan syariah bukan hanya soal perbedaan istilah atau label. Masyarakat perlu memahami akad, mekanisme transaksi, serta hak dan kewajibannya sebelum memilih produk pembiayaan,” ujar Irpan.
Menurut Wakil Dekan III FEBI Universitas Suryakancana tersebut, edukasi perlu berjalan beriringan dengan perluasan akses agar masyarakat dan pelaku usaha dapat memanfaatkan pembiayaan syariah sesuai kebutuhan, serta mengetahui hak konsumen dan dapat menggunakan layanan pembiayaan secara lebih bijak.
Melalui kegiatan ini, MES Cianjur mendorong peningkatan literasi sekaligus pemahaman masyarakat terhadap multifinance syariah agar akses pembiayaan dapat dimanfaatkan secara lebih tepat untuk kebutuhan masyarakat dan pengembangan usaha.
Pewarta: Muhammad Lutfi N.S.
Foto: Dokumentasi MES
Eksplorasi konten lain dari Masyarakat Ekonomi Syariah
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




