Gaya hidup halal tidak hanya tercermin dari makanan dan minuman yang dikonsumsi. Pilihan produk, cara mengelola keuangan, penggunaan layanan perbankan, hingga kepedulian terhadap kesehatan mental juga menjadi bagian dari penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
Pemahaman tersebut diperkenalkan melalui kegiatan MES Surakarta & Asbisindo Goes to School: Gaya Hidup Halal Gen-Z di SMA Al-Islam 1 Surakarta pada Sabtu (26/9), yang diselenggarakan Pengurus Daerah MES Surakarta bersama Asbisindo DPW Solo Raya.
Wakil Wali Kota Surakarta sekaligus Ketua Dewan Pembina MES Surakarta, Astrid Widayani, hadir sebagai keynote speaker. Ia mengingatkan bahwa berbagai keputusan yang diambil anak muda perlu didasari pemahaman dan tanggung jawab.
“Gaya hidup halal bukan sesuatu yang jauh dari kehidupan anak muda. Banyak keputusan yang dibuat Gen-Z setiap hari, mulai dari apa yang dikonsumsi, bagaimana mengelola uang, menjaga kesehatan mental, sampai bagaimana menggunakan teknologi, berkaitan dengan pilihan hidup yang baik dan bertanggung jawab,” kata Astrid.
Empat pemateri mengisi sesi edukasi dengan topik pemilihan produk halal oleh Dani Ilham Pratama dari Paragon Corp, perencanaan keuangan syariah oleh Salwaa Fauziyyah Jatmiko, kesehatan mental dan pencegahan perundungan oleh Rohmaningtyas Hidayah Setyaningrum dari RS PKU Muhammadiyah Solo, serta perbankan syariah oleh Muhammad Ismail dari Bank Syariah Indonesia Surakarta.
Melalui kegiatan ini, MES Surakarta dan Asbisindo DPW Solo Raya berharap pemahaman tentang gaya hidup halal dapat menjadi bekal bagi pelajar dalam membangun kebiasaan dan menentukan pilihan sehari-hari.
Pewarta: Muhammad Lutfi N.S.
Foto: Dokumentasi MES
Eksplorasi konten lain dari Masyarakat Ekonomi Syariah
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




