Cinta Rupiah tidak hanya diwujudkan dengan mengenali keaslian dan merawat uang, tetapi juga dengan menghargainya sebagai simbol kedaulatan negara serta memahami fungsinya dalam aktivitas ekonomi. Pesan tersebut disampaikan melalui sosialisasi Gerakan Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah yang menjadi rangkaian pelantikan Pengurus Daerah MES Kabupaten Seruyan di Kuala Pembuang pada Sabtu (31/10).
Sekretaris Umum Pengurus Wilayah MES Kalimantan Tengah, Heru Hidayat, menjelaskan bahwa ekonomi syariah tidak hanya berkaitan dengan aktivitas keuangan dan perbankan, tetapi juga penerapan prinsip keadilan, transparansi, kemaslahatan, dan pemberdayaan masyarakat.
“Peran MES bukan hanya memperkenalkan prinsip ekonomi syariah, tetapi juga memperluas penerapannya di masyarakat. Hal ini dapat dilakukan melalui edukasi, pendampingan UMKM, serta kolaborasi dengan berbagai pihak,” jelas Heru.
Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak diperlukan agar pemahaman ekonomi syariah dapat berkembang menjadi praktik yang mendukung aktivitas ekonomi masyarakat dan pengembangan potensi daerah.
Sementara itu, Rahmad dari Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah menyampaikan materi mengenai program Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah. Ia mengajak masyarakat memahami kedudukan mata uang nasional sebagai alat pembayaran resmi sekaligus simbol kedaulatan negara.
“Cinta Rupiah dapat diwujudkan dengan mengenali keaslian uang melalui metode 3D, yaitu Dilihat, Diraba, dan Diterawang, serta merawatnya dengan baik. Mata uang ini juga perlu dihargai sebagai simbol kedaulatan dan alat pemersatu bangsa,” ujar Rahmad.
Ia menambahkan, aspek Paham dalam program tersebut berkaitan dengan pemahaman masyarakat terhadap fungsi uang dalam transaksi, pembayaran, dan berbagai aktivitas perekonomian.
Ketua Umum MES Kabupaten Seruyan, Haryono, menyambut baik sosialisasi tersebut sebagai sarana memperluas wawasan pengurus dan masyarakat. Ia berharap edukasi mengenai ekonomi syariah dan mata uang nasional dapat meningkatkan pemahaman serta kesadaran masyarakat dalam aktivitas ekonomi sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, MES Kabupaten Seruyan diharapkan dapat melanjutkan kolaborasi dengan MES Kalimantan Tengah dan Bank Indonesia dalam memperluas pemahaman masyarakat mengenai ekonomi syariah dan penggunaan mata uang secara bijak.
Pewarta: Muhammad Lutfi N.S.
Foto: Dokumentasi MES
Eksplorasi konten lain dari Masyarakat Ekonomi Syariah
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




