Peluncuran Rumah Jurnal Eksyar oleh Pengurus Wilayah (PW) MES Kepulauan Riau (Kepri) menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekosistem ilmiah dan literasi ekonomi syariah di tingkat daerah.
Peluncuran tersebut dilakukan dalam rangkaian kuliah umum di Gedung Gurindam Satu A, Kampus Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) pada Senin (6/4) yang membahas akselerasi literasi ekonomi syariah dan penguatan ekosistem ilmiah.
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMRAH, Myrna Sovia, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antara akademisi dan pemangku kepentingan ekonomi syariah (eksyar) di Kepri.
“Pertemuan ini menjadi momentum yang penting, sebab akan diluncurkan rumah jurnal eksyar oleh MES Kepri serta penandatanganan MoA antara UMRAH dengan MES Kepri,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa penguatan ekosistem ekonomi syariah perlu terus didorong secara kolaboratif agar memberikan dampak berkelanjutan.
“Di negara maju sekalipun ekonomi syariah menjadi suatu keharusan, sehingga di Indonesia, khususnya Kepri, potensinya masih sangat besar untuk dimaksimalkan,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Umum PW MES Kepri, Dwi Vita Lestari Soehardi, menjelaskan bahwa peluncuran Rumah Jurnal Eksyar merupakan bagian dari strategi membangun ekosistem keilmuan ekonomi syariah di Kepri.
“Rumah jurnal ini merupakan salah satu program kerja MES Kepri yang diinisiasi untuk memfasilitasi wadah komunikasi ekonomi syariah di Kepri,” jelasnya.
Ia menambahkan, keberadaan rumah jurnal tersebut diharapkan mampu mendorong pengembangan riset dan praktik ekonomi syariah di kalangan akademisi.
“Melalui rumah jurnal ini, kami ingin mendorong budaya ekonomi syariah yang tidak hanya dipahami, tetapi juga diaplikasikan oleh mahasiswa dan dosen,” pungkasnya.
Pewarta: Muhammad Lutfi N.S. | Editor: Alfath Shifa G.
Foto: Dokumentasi MES
Eksplorasi konten lain dari Masyarakat Ekonomi Syariah
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




