Road to Jogja Halal Fest #3 MES DIY Jadi Ajang Kolaborasi Industri Halal

Road to Jogja Halal Fest #3 MES DIY Jadi Ajang Kolaborasi Industri Halal

Penguatan sinergi ekonomi syariah melalui Jogja Halal Fest #3 menjadi langkah strategis Pengurus Wilayah (PW) MES Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam mendorong pengembangan industri halal dan kolaborasi lintas sektor di tingkat provinsi.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Heritage Kantor Perwakilan Bank Indonesia DIY pada Rabu (8/4) tersebut dihadiri berbagai pemangku kepentingan mulai dari pemerintah, regulator, akademisi, hingga pelaku usaha.

Ketua Umum PW MES DIY, Edy Suandi Hamid, menegaskan bahwa industri halal kini telah berkembang menjadi sektor strategis dalam perekonomian global.

“Produk halal tidak lagi sekadar menjadi kebutuhan, tetapi telah berkembang menjadi peluang ekonomi global yang sangat besar,” ujarnya.

Ia menilai, perkembangan tersebut harus direspons dengan penguatan ekosistem yang terintegrasi agar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Oleh karena itu, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar potensi tersebut dapat memberikan dampak yang luas dan berkelanjutan bagi masyarakat,” katanya.

Berita terkait  <strong>MES DIY Serahkan Bantuan Perlengkapan Produksi Kepada Pelaku Usaha di Desa Panggungharjo</strong>

Menurut Edy, Jogja Halal Fest #3 menjadi langkah konkret dalam mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dalam satu ekosistem.

“Penyelenggaraan Jogja Halal Fest yang dilakukan secara konsisten merupakan langkah konkret dalam menghadirkan ruang kolaborasi yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dalam satu ekosistem yang terintegrasi,” ujarnya.

Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia DIY, Hermanto, menegaskan bahwa momentum Syawal harus dimanfaatkan untuk memperkuat komitmen bersama dalam mendorong ekonomi syariah.

“Syawal merupakan momentum untuk memulai langkah baru yang lebih baik,” katanya.

Ia berharap inisiatif seperti Jogja Halal Fest dapat terus berkembang dan memberikan dampak luas.

“Kami berharap berbagai inisiatif seperti Jogja Halal Fest dapat terus berkembang, memperkuat sinergi antar stakeholder, serta memberikan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak ekonomi syariah di tingkat nasional.

“Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu penggerak utama dalam pengembangan ekonomi syariah di tingkat nasional,” katanya.

Berita terkait  Wapres Dorong Pengembangan Ekosistem Kesehatan Syariah di Indonesia

Sebagai bagian dari penguatan ekosistem, Jogja Halal Fest #3 akan dilaksanakan pada 10–13 September 2026 di Jogja Expo Center (JEC) dengan pendekatan lintas 21 sektor industri halal, serta membuka peluang kolaborasi luas melalui berbagai skema kemitraan, mulai dari co-host hingga pelibatan komunitas.

Pewarta: Muhammad Lutfi N.S. | Editor: Alfath Shifa G.
Foto: Dokumentasi MES


Eksplorasi konten lain dari Masyarakat Ekonomi Syariah

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Related Posts
Leave a Reply

Your email address will not be published.Required fields are marked *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses