Upaya penguatan literasi dan inklusi keuangan syariah terus dilakukan melalui kolaborasi multipihak di daerah. Salah satunya diwujudkan melalui partisipasi Pengurus Wilayah MES Kalimantan Selatan dalam ajang National Halal Fair 2026 yang berlangsung pada Senin (23/2).
MES Kalimantan Selatan menghadirkan sesi edukasi Pasar Modal Syariah sebagai bagian dari penguatan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di daerah. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan instrumen investasi syariah, prinsip pasar modal syariah, serta perannya dalam mendorong kemandirian ekonomi umat.
Ketua Umum MES Kalimantan Selatan, Mairijani, menegaskan bahwa literasi menjadi fondasi penting agar masyarakat tidak ragu memasuki sektor investasi syariah.
“Pasar modal syariah bukan hanya alternatif investasi, tetapi instrumen strategis untuk membangun kemandirian ekonomi umat. Ketika masyarakat memahami prinsipnya, mereka akan melihat bahwa sistem ini berjalan dengan nilai transparansi, keadilan, dan keberkahan,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa edukasi harus dilakukan secara berkelanjutan dan menyentuh berbagai segmen masyarakat.
“Kami ingin masyarakat tidak hanya menjadi penonton dalam pertumbuhan ekonomi, tetapi turut menjadi pelaku dan investor yang cerdas. Karena itu, literasi harus diperluas, terutama kepada generasi muda dan pelaku UMKM,” kata Mairijani.
Menurutnya, kolaborasi dalam National Halal Fair menjadi ruang strategis untuk mempertemukan berbagai instrumen ekonomi syariah dalam satu ekosistem yang terintegrasi. Ia menyebut, sinergi bersama unsur wakaf, BAZNAS, dan LPH (Lembaga Pemeriksa Halal) UIN Antasari Banjarmasin menunjukkan penguatan ekonomi halal memerlukan kerja bersama.
“Ekosistem halal tidak bisa dibangun secara parsial. Wakaf, zakat, sertifikasi halal, hingga pasar modal syariah harus saling terhubung agar dampaknya terasa nyata bagi masyarakat,” tambahnya.
Selain sesi edukasi, National Halal Fair juga dirangkaikan dengan bazar dan pameran produk halal. Stand Wakaf dan LPH hadir sebagai sarana sosialisasi pengelolaan wakaf serta proses sertifikasi halal, sehingga memberikan ruang informasi dan edukasi yang lebih komprehensif bagi pengunjung.
Melalui partisipasi ini, MES Kalimantan Selatan kembali menegaskan komitmennya untuk terus mendorong peningkatan literasi, memperluas inklusi, serta memperkuat ekonomi syariah yang berkelanjutan di Kalimantan Selatan.
Pewarta : Muhammad Lutfi N.S. | Editor : Alfath Shifa G.
Foto : Dokumentasi MES
Eksplorasi konten lain dari Masyarakat Ekonomi Syariah
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




