Festival Bubur Suro Krapyak 2026 menjadi momentum memperkuat digitalisasi UMKM melalui peningkatan literasi keuangan dan transaksi digital yang dihadirkan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Tegal dan Pengurus Daerah (PD) MES Kota Pekalongan pada 10–12 Juli.
Deputi Kepala Perwakilan BI Tegal, Seno Indarso, mengatakan penggabungan agenda tahunan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat ekosistem keuangan syariah di daerah.
Melalui festival tersebut, 76 stan yang terdiri atas 50 UMKM binaan BI Tegal dan 26 pelaku usaha lokal tidak hanya memperluas pasar, tetapi juga mendapat pembekalan transaksi digital dan pengelolaan keuangan.
“Kegiatan ini untuk meningkatkan ekosistem ekonomi syariah, meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan pembelanjaan UMKM, sekaligus melestarikan kebudayaan, khususnya di Kota Pekalongan,” kata Seno.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Pekalongan, Balqis Diab, yang membuka acara pada Jumat malam (10/7), mengapresiasi inisiatif BI Tegal dan PD MES Kota Pekalongan. Menurutnya, penyelenggaraan festival di tahun ketujuh ini memberi nilai tambah yang signifikan karena mendorong masyarakat semakin akrab dengan literasi keuangan digital.
“Festival Bubur Suro Krapyak 2026 sudah memasuki tahun ketujuh dan sekarang lebih meriah karena berkolaborasi dengan BI Tegal serta MES. Tidak hanya menampilkan Bubur Suro, tetapi juga bagaimana masyarakat menjadi lebih melek digital,” ujar Balqis.
Keunikan festival bertambah dengan peluncuran Scan Wakaf serta penggunaan beras dari Program Wakaf Produktif untuk memasak Bubur Suro yang dibagikan pada puncak acara, Minggu (12/7).
Melihat tingginya antusiasme dan perputaran ekonomi selama acara, Ketua PD MES Kota Pekalongan, Andy Arslan Djunaid, menilai potensi budaya Krapyak ini layak dipromosikan lebih luas.
“Ketika sebuah event didatangi banyak orang, ekonomi kreatif dan UMKM pasti hidup. Ini menjadi pekerjaan bersama, bagaimana event besar di Krapyak bisa dikemas dan di-branding secara nasional,” tuturnya.
Pewarta: Muhammad Lutfi N.S. | Editor: Alfath Shifa G.
Foto: Dokumentasi MES
Eksplorasi konten lain dari Masyarakat Ekonomi Syariah
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




