Soroti Kesehatan Mental Gen Z, MES Surakarta Dorong Gaya Hidup Halal

Soroti Kesehatan Mental Gen Z, MES Surakarta Dorong Gaya Hidup Halal

Derasnya arus informasi digital yang dihadapi Gen Z menuntut penguatan karakter, literasi digital, serta keseimbangan mental dan spiritual sebagai bekal menghadapi masa depan.

Isu tersebut mengemuka dalam kegiatan MES Goes To School: Gaya Hidup Halal Gen-Z yang diselenggarakan Pengurus Daerah MES Surakarta di MA Al-Islam Jamsaren, Solo, Sabtu (31/1).

Wakil Wali Kota Solo, Astrid Widayani, mengingatkan pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental generasi Z di era serbacepat yang penuh peluang sekaligus risiko. Tekanan akademik, ekspektasi keluarga, serta budaya membandingkan diri di media sosial dinilai menjadi pemicu stres dan kecemasan pada remaja.

“Remaja sering mengalami kebingungan nilai, konflik dengan orang tua, dan mudah terpengaruh lingkungan. Perbandingan di media sosial juga dapat memicu stres, kecemasan, bahkan depresi,” ujarnya.

Menurut Astrid, isu kesehatan mental perlu dibicarakan secara terbuka. Ia menegaskan bahwa stres tidak selalu berdampak negatif, selama mampu dikelola dengan cara yang tepat.

“Stres itu soal bagaimana kita bereaksi. Jika dikelola secara positif, stres justru dapat menjadi penguat dalam menghadapi tantangan,” tegasnya.

Berita terkait  Viral Produk Nonhalal, MES Surakarta Serukan Sertifikasi Halal

Astrid juga mengingatkan generasi Z untuk mewaspadai berbagai perilaku berisiko, mulai dari kenakalan remaja hingga adiksi, seperti kecanduan gawai, judi online, dan paparan konten negatif yang berpotensi merusak masa depan.

Sementara itu, Ketua Bidang Komunikasi, Literasi, dan Transformasi Digital MES Surakarta, Zahra Noor Eriza, menegaskan bahwa program MES Goes To School merupakan upaya strategis MES dalam mendampingi generasi Z menghadapi tantangan era digital secara lebih sehat dan berimbang.

“Generasi Z hidup di ruang digital yang sangat terbuka dan penuh distraksi. Karena itu, literasi digital, kesehatan mental, dan penguatan nilai menjadi kunci agar mereka tidak hanya cakap secara teknologi, tetapi juga kuat secara karakter dan spiritual,” ujar Zahra.

Ia menambahkan, gaya hidup halal yang didorong melalui program ini tidak hanya berkaitan dengan aspek konsumsi, tetapi juga menyentuh cara berpikir, bersikap, serta mengelola kehidupan sehari-hari.

Berita terkait  Tekankan Literasi dan Transparansi Keuangan, MES Kalsel Berikan Pemahaman Pengelolaan Keuangan bagi Pengurus Masjid

“Gaya hidup halal bagi Gen Z adalah tentang memilih yang baik dan bertanggung jawab, baik dalam bermedia sosial, membangun relasi, maupun menjaga kesehatan mental dan spiritual,” jelasnya.

Melalui program MES Goes To School, MES Surakarta bersama Pemerintah Kota Solo mendorong penerapan gaya hidup halal di kalangan pelajar sebagai bagian dari upaya membangun generasi muda yang sehat secara mental, kuat secara karakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Penulis : Muhammad Lutfi N.S.
Foto : Dokumentasi MES


Eksplorasi konten lain dari Masyarakat Ekonomi Syariah

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Related Posts
Leave a Reply

Your email address will not be published.Required fields are marked *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses