31 UMKM Binaan MES Kendal Didorong Melek Digital

31 UMKM Binaan MES Kendal Didorong Melek Digital

Sertifikasi halal dan pemasaran digital menjadi bekal penting bagi UMKM untuk membangun kepercayaan konsumen sekaligus memperluas jangkauan pasar di tengah persaingan usaha yang semakin ketat.

Kebutuhan tersebut dijawab oleh Pengurus Daerah (PD) MES Kendal melalui pembinaan 31 UMKM bersama Universitas Negeri Semarang (UNNES) di Kendal pada Sabtu (29/8). Memasuki agenda keempat, pembinaan berfokus pada halal value chain dan digital marketing.

Ketua Umum PD MES Kendal, M. Irkham Fukhuludin, mengatakan pembinaan UMKM merupakan agenda rutin yang dilakukan PD MES Kendal. Menurutnya, agenda kali ini secara khusus memperkuat pemahaman mengenai sertifikasi halal sekaligus memperkenalkan pemanfaatan digital marketing untuk pengembangan usaha.

“Ini merupakan agenda keempat yang secara khusus membahas penguatan pemahaman mengenai sertifikasi halal, dengan tambahan materi terkait pemanfaatan digital marketing dalam pengembangan usaha,” ujar Ikhram.

Pendampingan tersebut, lanjut Irkham, tidak cukup diarahkan pada pemenuhan aspek administratif sertifikasi halal. Pelaku UMKM perlu memahami penerapan prinsip halal dalam aktivitas usaha sekaligus memiliki kemampuan memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan daya saing.

Berita terkait  Silaturahmi MES se-Banten Bahas Pengembangan Ekonomi Syariah di Era Digital

“Pendampingan secara berkelanjutan diperlukan agar UMKM tidak hanya mampu memenuhi aspek administratif dalam sertifikasi halal, tetapi juga dapat meningkatkan daya saing dan memperluas pasar melalui pemanfaatan teknologi digital,” katanya.

Penguatan halal value chain menjadi salah satu materi utama dalam pembinaan. Peserta mendapatkan pemahaman bahwa penerapan prinsip halal perlu diperhatikan sejak bahan baku hingga proses produksi, logistik, pengemasan, dan berbagai aktivitas dalam pengelolaan usaha.

Materi tersebut disampaikan untuk memperluas pemahaman pelaku UMKM bahwa halal tidak berhenti pada produk akhir. Cakupannya juga tidak terbatas pada makanan dan minuman, tetapi dapat diterapkan pada berbagai sektor, termasuk fashion, obat-obatan, serta alat dan produk yang digunakan dalam proses produksi.

Di sisi lain, digital marketing diperkenalkan sebagai instrumen untuk membantu UMKM memperluas jangkauan pemasaran. Pemanfaatan kanal digital diharapkan dapat membuka akses kepada konsumen yang lebih luas sekaligus mendukung pengembangan usaha.

Berita terkait  Perkuat UMKM, MES Ciamis Kenalkan Alternatif Pembiayaan Multifinance Syariah

Ikhram menilai penguatan kapasitas perlu dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan agar UMKM binaan MES memiliki kemampuan yang semakin baik dalam mengelola dan mengembangkan usahanya.

“Harapannya, UMKM binaan MES dapat terus berkembang dan memiliki kemampuan yang semakin baik dalam mengembangkan usahanya,” pungkasnya.

Pewarta: Muhammad Lutfi N.S.
Foto: Dokumentasi MES


Eksplorasi konten lain dari Masyarakat Ekonomi Syariah

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Related Posts
Leave a Reply

Your email address will not be published.Required fields are marked *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses