Kesadaran untuk menyambut Ramadan tidak hanya diwujudkan melalui persiapan ibadah, tetapi juga dengan memperkuat pemahaman tentang bagaimana nilai spiritual tercermin dalam aktivitas ekonomi sehari-hari.
Upaya tersebut diwujudkan dalam kegiatan Tarhib Ramadhan yang diselenggarakan Pengurus Wilayah MES Jawa Barat bersama Otoritas Jasa Keuangan pada Jumat (13/2), sebagai bagian dari rangkaian Gerakan Ekonomi Syariah (GERAK Syariah) 2026.
Kaprodi Magister Hukum Ekonomi Syariah UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Sofian Al Hakim, menjelaskan bahwa puasa memiliki dimensi yang luas, termasuk dalam membentuk perilaku ekonomi yang beretika.
“Ramadan merupakan sarana pembinaan diri agar umat Islam tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga mengendalikan sikap dalam aktivitas ekonomi,” ucapnya.
Ia mengatakan, puasa tidak berhenti pada aspek ritual, tetapi turut membentuk nilai kejujuran, amanah, dan tanggung jawab. Menurutnya, nilai-nilai tersebut merupakan fondasi utama dalam praktik ekonomi syariah.
“Integrasi antara spiritualitas dan ekonomi syariah penting untuk memastikan praktik ekonomi tidak semata berorientasi pada keuntungan, tetapi juga pada keberkahan dan keadilan,” jelasnya.
Sementara itu, perwakilan OJK Provinsi Jawa Barat, Rani Puspadharma Wachju, menekankan pentingnya literasi masyarakat dalam mendukung pengembangan ekonomi syariah, yang dapat diinternalisasikan dalam kegiatan Tarhib Ramadan.
“OJK akan terus berkomitmen mendorong peningkatan pemahaman masyarakat agar dapat memanfaatkan layanan keuangan syariah secara optimal,” tegasnya.
Ia mengatakan, Ramadan menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah. Dengan meningkatnya pemahaman, masyarakat diharapkan semakin mampu memanfaatkan produk dan layanan keuangan syariah dalam kehidupan sehari-hari.
“Penguatan literasi menjadi kunci dalam membangun ekosistem ekonomi syariah yang berkelanjutan. Karenanya, kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk MES, penting untuk memperluas jangkauan edukasi kepada masyarakat,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, penyelenggara berharap Ramadan dapat menjadi titik awal bagi masyarakat untuk semakin mengintegrasikan nilai spiritual dalam aktivitas ekonomi, sekaligus memperkuat peran ekonomi syariah dalam kehidupan sehari-hari.
Pewarta : Muhammad Lutfi N.S.
Foto : Dokumentasi MES
Eksplorasi konten lain dari Masyarakat Ekonomi Syariah
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




