Lembaga Pendampingan Usaha Halal (LPUH) Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) meraih peringkat pertama dalam Lomba Video Edukasi Wajib Halal Oktober 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).
Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) LP3H yang berlangsung pada 2–4 Februari 2026 di Jakarta. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala BPJPH, Ahmad Haikal Hasan.
Video edukasi yang diproduksi LPUH MES dinilai efektif dalam menyampaikan informasi terkait kebijakan Wajib Halal Oktober 2026, khususnya kepada pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK). Konten tersebut dinilai komunikatif, kontekstual, dan mudah dipahami oleh masyarakat.
Direktur Eksekutif MES, Herry Aslam Wahid, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif tim LPUH MES dalam memperkuat literasi halal.
“Penghargaan ini menjadi pengakuan atas upaya LPUH MES dalam menghadirkan edukasi halal yang tidak hanya informatif, tetapi juga relevan dengan kebutuhan dan kondisi pelaku usaha di lapangan, terutama UMK,” ujar Herry.
Menurut Herry, sosialisasi kebijakan Wajib Halal membutuhkan pendekatan komunikasi yang adaptif agar mudah dipahami dan tidak menimbulkan keraguan di kalangan pelaku usaha.
“Melalui video edukasi, pesan regulasi dapat disampaikan secara lebih sederhana, aplikatif, dan mudah diakses. Pendekatan ini diharapkan dapat membantu mempercepat kesiapan UMK dalam menghadapi penerapan Wajib Halal Oktober 2026,” katanya.
Herry menambahkan, LPUH MES akan terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung percepatan sertifikasi halal, termasuk target 1,35 juta sertifikat halal gratis bagi pelaku usaha sebelum Oktober 2026.
Capaian tersebut dinilai memperkuat peran lembaga pendamping halal dan organisasi masyarakat dalam mendukung pembangunan ekosistem halal nasional.
Penulis : Muhammad Lutfi N.S.
Foto : Dokumentasi MES
Eksplorasi konten lain dari Masyarakat Ekonomi Syariah
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




