Emil Dardak Resmi Dilantik Jadi Ketum MES Jatim Periode 2026-2031

Emil Dardak Resmi Dilantik Jadi Ketum MES Jatim Periode 2026-2031

Ekosistem ekonomi syariah Jawa Timur memasuki periode baru dengan fokus pada penguatan halal value chain yang menghubungkan UMKM, industri halal, ekonomi pesantren, dan sektor produktif dari hulu hingga hilir. Arah tersebut mengemuka setelah Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak resmi dilantik menjadi Ketua Umum Pengurus Wilayah MES Jawa Timur untuk periode 2026–2031.

Emil Dardak bersama 85 pengurus PW MES Jawa Timur dilantik oleh Gubernur Bank Indonesia sekaligus Wakil Ketua Umum Pengurus Pusat MES, Destry Damayanti, pada Sabtu (26/9), di Grand City Convention & Exhibition, Surabaya.

Gubernur Jawa Timur Khofifah, Indar Parawansa, menyampaikan selamat kepada Emil dan jajaran pengurus MES Jawa Timur. Ia menilai keberadaan MES memiliki peran dalam mempertemukan berbagai kekuatan ekonomi syariah di Jawa Timur.

“Pertama-tama, saya ingin mengucapkan selamat kepada Pak Wagub yang kembali terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Wilayah MES untuk lima tahun ke depan,” kata Khofifah.

Khofifah mengatakan Jawa Timur memiliki kekuatan pada sektor UMKM, industri halal, ekonomi pesantren, dan berbagai sektor produktif lainnya. Potensi tersebut, menurutnya, perlu terhubung dalam halal value chain yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.

“Perekonomian kita ini banyak ditopang oleh ekosistem halal, UMKM, dan produk pesantren. Maka, di Jawa Timur, kita memang sedang mengusahakan halal value chain yang terintegrasi,” ujarnya.

Berita terkait  Emil Dardak Kembali Terpilih sebagai Ketua Umum MES Jawa Timur

Ia menambahkan, Jawa Timur memiliki posisi strategis dalam perekonomian nasional dengan kontribusi 25,40 persen terhadap perekonomian Pulau Jawa dan 14,34 persen terhadap perekonomian nasional. Pengembangan ekosistem ekonomi syariah juga dinilai sejalan dengan capaian Jawa Timur dalam Anugerah Adinata Syariah 2026.

Pada ajang yang diselenggarakan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) tersebut, Jawa Timur meraih Juara I pada tiga kategori, yaitu Pertumbuhan Pelaku Usaha Bersertifikasi Halal, Inovasi Ekonomi dan Keuangan Syariah, serta Zona Kuliner Halal, Aman, dan Sehat (KHAS).

“Kita harap capaian ini bisa terus meningkat, ekosistem syariah kita terus terbangun dan semakin membawa penyejahteraan untuk masyarakat,” kata Khofifah.

Sementara itu, Emil mengatakan sertifikasi halal akan menjadi salah satu perhatian dalam kepemimpinan MES Jawa Timur periode 2026–2031. Hal ini berkaitan dengan masih adanya pelaku UMKM yang menghadapi kendala dalam memenuhi persyaratan sertifikasi meskipun produk yang dihasilkan telah memenuhi prinsip kehalalan.

“Kita berharap kapabilitas Jawa Timur dalam meraih sertifikasi halal bisa menjadi semacam motor penggerak. Salah satu yang sudah didorong adalah Halal Industrial Park yang mudah-mudahan bisa juga mendapatkan insentif fiskal sebagai sebuah KEK,” ujar Emil.

Menurut Emil, Halal Industrial Park dapat menjadi salah satu instrumen untuk mempercepat pemenuhan sertifikasi halal bagi pelaku usaha. Selain industri halal, ia juga menyoroti masih adanya tantangan praktis dalam pengembangan keuangan syariah di lapangan.

Berita terkait  MES DK Jakarta Dorong Inovasi dan Keberlanjutan Ekonomi Syariah

“Insya Allah, Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Bank Indonesia selalu memberikan atensi besar. Termasuk Bank Jatim yang menjadi teladan dengan mengembangkan UUS-nya, Unit Usaha Syariah,” katanya.

Emil juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang selama ini terlibat dalam pengembangan ekonomi syariah di Jawa Timur, termasuk Bank Indonesia sebagai bagian penting dalam ekosistem MES.

“Semoga MES Jawa Timur bisa senantiasa memberikan kontribusi kepada MES Pusat. Mudah-mudahan roda organisasi bisa tetap berjalan dengan baik, sembari kita menunggu arahan pengurus pusat berikutnya,” pungkas Emil.

Pewarta: Muhammad Lutfi N.S.
Foto: Dokumentasi MES


Eksplorasi konten lain dari Masyarakat Ekonomi Syariah

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Related Posts
Leave a Reply

Your email address will not be published.Required fields are marked *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses