Ngabuburit MES Jateng Bahas Peran Koperasi Syariah bagi Ekonomi Umat

Ngabuburit MES Jateng Bahas Peran Koperasi Syariah bagi Ekonomi Umat

Penguatan peran koperasi syariah dalam meningkatkan kesejahteraan umat menjadi bahasan penting dalam kegiatan Ngabuburit (Ngaji Bisnis Menunggu Beduk Magrib) yang diselenggarakan Pengurus Wilayah MES Jawa Tengah bersama Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Jawa Tengah pada Kamis (5/3).

Kegiatan yang didukung Pondok Pesantren Ats Tsaqofah Semarang dan Forum Silaturahmi Studi Ekonomi Islam (FOSSEI) Jawa Tengah tersebut menghadirkan Ketua Koperasi Pondok Pesantren Al Ittifaq Bandung, Gus Setia Irawan, sebagai narasumber utama.

Dalam pemaparannya, Gus Setia menjelaskan bahwa koperasi syariah memiliki peran strategis dalam membangun kemandirian ekonomi umat karena mengedepankan prinsip kebersamaan, keadilan, dan kebermanfaatan bagi anggota maupun masyarakat luas.

“Koperasi syariah dapat menjadi solusi dalam memperkuat kemandirian ekonomi umat. Melalui sistem yang berbasis pada prinsip syariah, koperasi mampu mendorong lahirnya berbagai usaha produktif yang dikelola secara kolektif dan memberikan manfaat bagi banyak pihak,” ujarnya.

Berita terkait  Naik ke Peringkat 3 Global, Begini Prospek Fintech Syariah Indonesia

Ia menambahkan bahwa keberhasilan pengembangan koperasi syariah sangat bergantung pada komitmen bersama dalam membangun tata kelola yang profesional serta memperkuat partisipasi anggota.

“Jika koperasi dikelola secara transparan, profesional, dan berbasis nilai-nilai syariah, maka lembaga ini tidak hanya menjadi tempat simpan pinjam, tetapi juga menjadi pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat yang mampu meningkatkan kesejahteraan umat secara berkelanjutan,” jelasnya.

Menurut Gus Setia, peran pesantren dan komunitas masyarakat juga sangat penting dalam mengembangkan koperasi syariah karena keduanya memiliki basis sosial yang kuat serta kedekatan dengan masyarakat.

“Pesantren memiliki potensi besar dalam menggerakkan ekonomi umat. Jika koperasi syariah dikembangkan di lingkungan pesantren dan komunitas, maka dampaknya bisa sangat luas, tidak hanya bagi santri tetapi juga bagi masyarakat sekitar,” katanya.

Berita terkait  Dilantik Erick Thohir, MES Jatim Dijadikan Contoh Pengembangan Ekonomi Syariah

Melalui kegiatan Ngabuburit ini, PW MES Jawa Tengah berharap masyarakat semakin memahami potensi ekonomi syariah sekaligus mendorong tumbuhnya berbagai inisiatif ekonomi berbasis koperasi yang mampu memberikan manfaat luas bagi umat.

Pewarta : Muhammad Lutfi N.S. | Editor : Alfath Shifa G.
Foto : Dokumentasi MES


Eksplorasi konten lain dari Masyarakat Ekonomi Syariah

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Related Posts
Leave a Reply

Your email address will not be published.Required fields are marked *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses