Penguatan sinergi antarwilayah menjadi kunci pengembangan ekonomi syariah di tengah percepatan transformasi digital, sebagaimana tercermin dalam pelaksanaan Silaturahmi Kerja Wilayah (Silakwil) MES Provinsi Kalimantan Tengah pada Kamis (30/12).
Kegiatan yang dirangkaikan dengan rapat awal penyusunan rencana kegiatan Pengurus Daerah MES Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Tahun 2026 ini menjadi forum konsolidasi untuk menyusun program prioritas, mengevaluasi kegiatan yang telah berjalan, serta memperkuat silaturahmi antara pengurus.
Ketua Umum Pengurus Wilayah MES Kalimantan Tengah, Norhani, menjelaskan bahwa Silakwil merupakan agenda rutin tahunan yang memiliki fungsi strategis dalam menjaga kesinambungan arah pengembangan ekonomi syariah di daerah.
“Silakwil menjadi ruang konsolidasi organisasi agar arah pengembangan ekonomi syariah di Kalimantan Tengah tetap selaras, terukur, dan responsif terhadap tantangan zaman,” ujarnya.
Ia menambahkan, tema Kolaborasi di Era Teknologi untuk Pengembangan Ekonomi Syariah di Kalimantan Tengah dinilai sejalan dengan kebutuhan adaptasi kelembagaan dalam menghadapi dinamika digitalisasi ekonomi.
Pelaksanaan kegiatan di Kotawaringin Barat dipimpin oleh Ketua Umum MES Kobar, Syahruddin. Menurutnya, keikutsertaan MES Kobar dalam Silakwil menjadi momentum penting untuk menyelaraskan program kerja daerah dengan kebijakan dan arah strategis pengurus wilayah.
“Silakwil ini menjadi forum strategis bagi kami di daerah untuk menyerap arahan pengurus wilayah sekaligus memperkuat sinergi dalam pengembangan ekonomi syariah. Ini juga menjadi langkah awal penyusunan rencana kerja MES Kobar Tahun 2026 agar lebih terarah dan berdampak nyata,” kata Syahruddin.
Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Kotawaringin Barat tersebut menambahkan bahwa pelaksanaan kegiatan secara hybrid mencerminkan semangat adaptasi MES terhadap perkembangan teknologi dan perluasan partisipasi.
“Pelaksanaan ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara pengurus wilayah dan daerah dalam mendorong pengembangan ekonomi syariah yang berkelanjutan di Kalimantan Tengah, khususnya di Kabupaten Kotawaringin Barat,” pungkasnya.
Penulis : Muhammad Lutfi N.S.
Sumber foto : Dokumentasi MES
Eksplorasi konten lain dari Masyarakat Ekonomi Syariah
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



