Riset Pengembangan Produk Halal di Thailand: Menyelusuri Kota dengan Wisata dan Kulinernya

Riset Pengembangan Produk Halal di Thailand: Menyelusuri Kota dengan Wisata dan Kulinernya

Oleh : Prof. Dr. Euis Amalia, M.Ag. – Anggota Dewan Pakar Pengurus MES

Thailand, sebuah negara dengan kekayaan budaya yang melimpah, bukan hanya terkenal dengan keindahan alamnya, tetapi juga dengan kekayaan kuliner yang luar biasa. Namun, yang membuatnya semakin menarik adalah komitmen Thailand dalam pengembangan dan promosi produk halal. Mari kita telusuri lebih dalam mengenai inisiatif pengembangan produk halal di Thailand sambil menjelajahi kota dengan pesona wisata dan ragam kuliner yang menawan.

Sentra Makanan Halal: dari Street Food Hingga Restoran Berkelas

Thailand adalah surganya bagi para pecinta kuliner, dan bagi wisatawan Muslim, negara ini menawarkan kemudahan dalam menemukan makanan halal. Mulai dari gerai street food di pinggiran jalan, mal, restoran, hingga bandara, Thailand memiliki beragam tempat untuk menikmati hidangan halal. Hal ini memudahkan wisatawan Muslim untuk menemukan pilihan makanan yang sesuai dengan keyakinan mereka.

Visi Thailand sebagai “Halal Kitchen” Dunia

Dari diskusi dengan Atase Perdagangan KBRI, terungkap bahwa Thailand memiliki visi untuk menjadi “Halal Kitchen” dunia. Hal ini tercermin dari keberadaan Islamic Bank of Thailand yang telah memiliki 64 cabang di seluruh negeri. Bank ini tidak hanya menyediakan layanan keuangan sesuai prinsip syariah, tetapi juga menawarkan produk pembiayaan khusus untuk usaha ekspor produk halal dengan tingkat margin yang istimewa. Ini menunjukkan komitmen Thailand dalam mendukung pertumbuhan industri halal secara global.

Berita terkait  Wapres: Ekosistem Halal Harus Kedepankan Kualitas

Pusat Riset dan Pengembangan Halal

Universitas terkemuka seperti Chulalongkorn University memiliki pusat riset bernama The Halal Science Center yang aktif melakukan inovasi dan riset dalam pengembangan produk halal. Salah satu inovasi terbaru adalah alat rapid test food yang mampu mendeteksi bahan-bahan berisiko dengan cepat. Di bawah koordinasi Dr. Winai Dahlan, seorang ahli terkemuka dalam bidang halal science, pusat ini menjadi pusat penting bagi pengembangan produk halal di Thailand. Dr. Dahlan juga merupakan anggota dari Komite Ulama, The Central Islamic Council of Thailand (CICOT), yang memiliki peran penting dalam penerbitan fatwa dan sertifikasi halal di negara ini.

Sistem Sertifikasi Halal yang Kuat

CICOT memiliki peran sentral dalam menetapkan aturan dan standar sertifikasi halal di Thailand. Mereka memiliki sekitar 100 auditor halal yang tersertifikasi yang memastikan bahwa produk-produk yang beredar di pasaran sesuai dengan standar yang ditetapkan. Sinergi antara ahli sains dan ulama Islam di CICOT menghasilkan produk-produk halal yang inovatif dan berkualitas tinggi.

Berita terkait  Industri Halal, Ramadhan, dan Peluang di Tengah Pandemi

Wisata Halal yang Berkembang Pesat

Thailand juga tidak hanya mengembangkan produk halal, tetapi juga menargetkan pasar wisatawan Muslim. Salah satu inisiatif yang menarik adalah pengembangan wisata Cruise Ship Halal, yang menawarkan pengalaman wisata laut yang unik dengan menu makanan yang telah tersertifikasi halal. Kawasan wisata seperti Asiatique juga menawarkan beragam pilihan restoran halal dan hotel yang memiliki sertifikasi makanan halal resmi dari CICOT, seperti Hotel Almas, AlMeroz, dan Baan Thai Boutique Hotel.

Meskipun mayoritas penduduknya non-Muslim, Thailand sangat fokus dalam memperluas bisnis makanan dan minuman halal untuk memenuhi kebutuhan komunitas Muslim lokal, menarik minat wisatawan Muslim, dan membidik pasar ekspor ke negara-negara Timur Tengah. Dengan demikian, Thailand terus bergerak maju sebagai pusat penting dalam industri halal secara global.

*Artikel ini pertama kali dipublikasikan di Blog Pribadi Prof. Dr. Euis Amalia, M.Ag. pada Jumat, 10 Mei 2024. Direpublikasi untuk tujuan pembelajaran.

Related Posts
Leave a Reply

Your email address will not be published.Required fields are marked *