Banjir Melanda Kabupaten Demak, MES Jateng Bersama Lazis Baiturrahman Semarang Adakan Aksi Tanggap Bencana

Banjir Melanda Kabupaten Demak, MES Jateng Bersama Lazis Baiturrahman Semarang Adakan Aksi Tanggap Bencana

Sejumlah wilayah di Kabupaten Demak, Jawa Tengah dilanda Banjir sejak Jumat, (09/02) hingga perlahan surut pada Senin (19/02). Bencana tersebut disebabkan jebolnya belasan tanggul sungai dan saluran air tersier pada Kamis (08/02).

Melansir dari Kompas.id, akibat dari banjir tersebut sebanyak 45 desa di delapan kecamatan di Demak terdampak banjir, sekitar 84.000 jiwa terendam banjir dengan ketinggian mencapai empat meter dan lebih dari 20.000 jiwa terpaksa mengungsi ke ratusan titik pengungsian di Demak dan Kudus. Bencana tersebut juga memutus jalan pantura Demak-Kudus sehingga tidak bisa dilalui selama 10 hari.

Merespon hal tersebut, Pengurus Wilayah MES Jateng bersama Lazis Baiturrahman Semarang menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada korban bencana banjir Kabupaten Demak. Bantuan yang diberikan berupa paket sembako (beras roti, mie instan, telur, dan susu) dan paket kebersihan (popok bayi, cairan pembersih lantai, dan cairan pembersih kaca), dengan proses pengiriman dimulai Minggu (18/02) dan mulai disalurkan Selasa (20/02).

Berita terkait  Pj Wali Kota Banda Aceh Ajak Kolaborasi MES Kembangkan Ekonomi Syariah Kota Aceh

Sekretaris Pengurus Wilayah MES Jateng, Agung Yulianto mengungkapkan bahwa bantuan ini merupakan bantuan langsung untuk Kabupaten Demak, terutama Kecamatan karanganyar. Menurut informasi dari MES Kudus, lokasi dengan tingkat kerusakan tinggi berada di Kecamatan Karanganyar karena lokasinya yang berdekatan dengan tanggul yang jebol. Lebih lanjut, Agung mengungkapkan kekhawatirannya terhadap kondisi psikologis para korban. Pihaknya berharap korban mendapatkan bantuan lebih tidak hanya bantuan fisiologis tapi juga bantuan psikologis.

Penulis : Qonaitah Azmah Syahidah

Editor : Herry Aslam Wahid

Related Posts
Leave a Reply

Your email address will not be published.Required fields are marked *