Percepat Akselerasi Pengembangan UMKM Kuliner Halal Kauman, Workshop Peningkatan Kapasitas UMKM Syariah Batch III Resmi Digelar

Percepat Akselerasi Pengembangan UMKM Kuliner Halal Kauman, Workshop Peningkatan Kapasitas UMKM Syariah Batch III Resmi Digelar

Surakarta, 3 September 2022 – Program Workshop Peningkatan Kapasitas UMKM
Syariah di Kawasan Kuliner Halal Kauman Solo kembali diselenggarakan untuk batch
ketiga pada Sabtu, 3 September 2022 bertempat di Hotel Novotel, Surakarta. Bekerja
sama dengan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dan Bank Syariah Indonesia
(BSI), workshop ini menjadi ikhtiar dan komitmen MES bersama dengan seluruh
pemangku kepentingan terkait untuk terus mendorong peningkatan kapasitas UMKM
Syariah di Kawasan Kuliner Halal Kauman Solo.

Workshop batch ketiga ini masih difokuskan pada materi peningkatan daya saing dan
kapasitas usaha pelaku UMKM terutama mengenai review kemasan, teknik pemasaran
produk UMKM, teknik negosiasi dan sertifikasi halal untuk mendukung
keberlangsungan usaha.

Hadir menyampaikan sambutan dalam pembukaan Workshop batch ketiga yaitu, Branch
Manager BSI KCP Pasar Kliwon, Musa Abdullah, Kepala Divisi Investasi Langsung dan
Investasi Lainnya BPKH, Iman Ni’matullah, serta perwakilan Pokja Pengembangan
Kawasan Kuliner Halal Kauman PP MES, Yudi Ahmad Faisal.

Abdullah Musa dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa BSI dalam hal ini
mencoba mengambil peran untuk ikut berkontribusi mengambangkan UMKM bersama
dengan para pemangku kepentingan. Hal ini sebagaimana yang ditekankan oleh
Presiden Jokowi bahwa UMKM harus menjadi pemain utama di Indonesia.
“Bersama teman-teman dari Kampung Kauman Solo, BPKH, dan MES berkolaborasi
mengembangkan UMKM yang halal di Kampung Kauman ini. BSI inshaAllah sangat
mendukung program-program yang segmentasinya UMKM” ujar Abdullah.

Musa menegaskan bahwa penyaluran pembiayaan BSI pada segmen UMKM telah
mencapai Rp38 triliun, dan nominal tersebut akan terus ditingkatkan seiring dengan
meningkatnya laba BSI pada tahun ini yang mencapai 40% yaitu dikisaran Rp2,2 Triliun
dibandingkan pada tahun sebelumnya.

Berita terkait  MES Australia Dorong Pendirian Koperasi Syariah di Australia

Sementara itu, Iman Ni’matullah mengatakan bahwa BPKH merasa bertanggung jawab
untuk bersama-sama turut berperan dalam merealisasikan agenda pada hari ini.
“Sebagai lembaga pemerintah yang diberi amanah untuk mengelola dana haji, BPKH
merasa sangat bertanggung jawab ketika MES mengajak berkolaborasi dalam
merealisasikan program ini” terang Iman.

Pihaknya pun berharap, program ini menjadi stimulasi awal bagi seluruh pihak dalam
hal ini BPKH, BSI, dan MES untuk terus berkontribusi dan berkolaborasi
mengembangkan UMKM Syariah di Indonesia.

Iman pun kemudian mendoakan agar produk yang dihasilkan dan dijual oleh para
pelaku UMKM di Kawasan Kuliner Halal Kauman Solo dapat menarik minat banyak
konsumen sehingga berimplikasi positif bagi pengembangan usaha daerah.

Adapun Yudi Ahmad Faisal selaku perwakilan Pokja Pengembangan Kawasan Kuliner
Halal Kauman PP MES, menegaskan bahwa MES memiliki komitmen untuk
mendukung program pemerintah dalam menyukseskan ekonomi syariah, terutama
pada usaha sektor riil yang digerakkan oleh para pelaku UMKM di berbagai daerah.

“Harapannya dengan menghidupkan UMKM di berbagai daerah kita semua dapat
menggerakan perekonomian umat terutama yang berbasis halal” tegas Yudi.
Yudi mengatakan bahwa untuk menjalankan ini semua, perlu dilakukan kolaborasi
dengan berbagai pihak. Pihaknya bersyukur, Workshop Peningkatan Kapasitas UMKM
Syariah batch ketiga ini dapat terealisasi melalui kolaborasi dan dukungan dari berbagai
pihak terutama dengan BPKH dan BSI.

Berita terkait  Menteri Agama Berharap BUMN Jadi Penguat Kemandirian Ekonomi Pondok Pesantren

Lebih lanjut, Yudi menerangkan bahwa pola pendekatan yang dilakukan oleh MES
dalam mengembangkan kawasan kuliner halal Kauman Solo ini adalah dengan
penguatan capacity building dari para pelaku UMKM terlebih dahulu. Workshop ini
menjadi kegiatan awalan sebelum nanti akan diberikan bantuan-bantuan teknis secara
berkala kepada para UMKM di Solo.

“Dari sini akan dibentuk sebuah kelompok bersama yang saling bersinergi. Kalau
kelompok usaha bersama ini levelnya sudah naik, akan sangat mudah bagi pelaku
UMKM untuk memperoleh bantuan permodalan misalnya dari bank syariah” terang
Yudi.

Dalam Workshop batch ketiga ini juga dilakukan penyerahan bantuan peralatan usaha
kepada Komunitas Kuliner Halal Kauman, yang pada kali ini berupa mesin pedal sealer
dan set personal computer oleh BPKH dan BSI.

Sebagai informasi, Workshop Peningkatan Kapasitas UMKM Syariah merupakan
kegiatan pelatihan tematik yang diselenggarakan oleh MES sebagai bagian dari
rangkaian program pemberdayaan dan pembinaan UMKM berbasis komunitas.

Diresmikan langsung oleh Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka pada 28 Juli
2022, workshop ini menjadi sarana untuk mendorong peningkatan kapasitas UMKM
Syariah dengan membangun integrasi usaha melalui pemberdayaan dan pelatihan bagi
para pelaku usaha di Kawasan Kuliner Halal Kauman Kota Solo.

Penulis: Muhamad Iqbal Haqiqi Maramis

Editor: Herry Aslam Wahid

Related Posts
Leave a Reply

Your email address will not be published.Required fields are marked *