Muswil MES Jatim Tetapkan Emil Dardak Sebagai Ketua Umum

Muswil MES Jatim Tetapkan Emil Dardak Sebagai Ketua Umum

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Wilayah MES Jawa Timur dalam Musyawarah Wilayah yang dilakukan pada Sabtu, 25 Juni 2022 di Gedung Airlangga Syariah Tower, Universitas Airlangga. Emil dipilih berdasarkan ketetapan tim formatur yang berisikan 7 orang berasal dari perwakilan sejumlah pengurus MES wilayah dan daerah di Jawa Timur. 

Ketua Tim Formatur yang juga merupakan Demisioner Ketua Umum MES Jatim, Imron Mawardi mengatakan bahwa dipilihnya Emil Dardak sebagai Ketua Umum diyakini akan menjadikan MES Jatim makin memiliki peran yang signifikan melalui insentif kebijakan pengembangan industri halal yang nyata dan berkelanjutan.

Imron menambahkan bahwa orang nomor dua di Jatim tersebut sangat mengetahui kondisi dan karakter perekonomian di Jawa Timur, sehingga segala program kerja MES kedepannya akan mudah disinkronisasi dengan berbagai kebijakan pemerintah provinsi, misalnya pada kebijakan pengembangan kawasan industri halal di Sidoarjo dan pengembangan usaha daerah melalui akselerasi sertifikasi halal.

Berita terkait  Rayakan Milad MES ke-23 tahun, MES Sumut Selenggarakan Rakerwil dan Santuni Anak Yatim

Imron kemudian berhadap MES Jatim di bawah kepemimpinan Emil Dardak dapat meningkatkan kontribusi MES, salah satunya dengan menambah jaringan kepengurusan MES di tingkat daerah yang saat ini baru terdapat 13 kepengurusan dari total 38 kabupaten/kota.

Sementara itu, Emil Dardak dalam sambutannya mengajak seluruh pihak untuk mengembangkan industri halal di Jawa Timur dimulai dari ikut mendukung dan merealisasikan Kawasan Industri halal. Dirinya mengatakan bahwa kawasan industri halal yang saat ini sedang dikembangkan di Sidoarjo akan menjadi sentra utama sektor makanan halal, fesyen muslim, dan kosmetik halal.

Selain kawasan industri halal, saat ini pemerintah provinsi Jatim juga tengah membangun Indonesia Islamic Science Park (IISP) yang bertujuan untuk meningkatkan perekonomian. IISP akan menjadi pusat ekonomi syariah, pusat wisata, budaya, dan juga kuliner. Lokasi fasilitas IISP yang akan dikaji kelayakannya berada di dalam Kawasan Kaki Jembatan Surabaya Madura tepatnya di Kecamatan Labang Kabupaten Bangkalan.

Berita terkait  Tingkatkan Pelayanan dan Ekosistem Ekonomi Haji, MES dan BPKH Jalin Kerja sama dengan Komisi Haji Nasional Nigeria

Penulis: Muhamad Iqbal Haqiqi

Editor: Herru Aslam Wahid

Related Posts
Leave a Reply

Your email address will not be published.Required fields are marked *