Sekjen MES Imbau KA FoSSEI Inisiasikan Langkah Konkret

Sekjen MES Imbau KA FoSSEI Inisiasikan Langkah Konkret

Korp Alumni (KA) FoSSEI menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pada Sabtu dan Minggu, 12-13 Maret 2022 secara hybrid bertempat di Hotel Aston Simatupang, Jakarta Selatan. Mengusung tema Berkarya, Bersinergi, Semakin Berarti, Rakernas ini diisi dengan serangkaian acara mulai dari podcast bersama dengan tokoh dan praktisi ekonomi syariah, focus group discussion, penandatangan MoU Sinergi Haji Muda dengan BPKH, serta Launching Tawfin Consulting Group dan Tawfin Care.

Ketua Dewan Pembina KA FoSSEI, Adiwarman Azwar Karim yang hadir menjadi salah satu narasumber podcast mendorong agar KA FoSSEI dapat senantiasa hadir berkontribusi secara aktif dan berkelanjutan memperjuangkan nilai ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia.

Berita terkait  MES NTB Salurkan Bantuan kepada Korban Banjir di Lombok Barat

Menurutnya para pengurus KA FoSSEI adalah orang-orang yang tangguh dan memiliki karakter pejuang. Hal ini didasarkan pada asal usul pengurus FoSSEI yang berasal dari Kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI) yang telah terbiasa memperjuangkan ekonomi syariah sejak masa kuliah.

Senada dengan Adiwarman, Sekretaris Jenderal PP MES, Iggi H Achsien yang turut hadir dalam kesempatan tersebut mengimbau agar KA FoSSEI dapat menginisiasi sejumlah langkah konkret dan tidak berhenti hanya pada aktivitas MoU dan seminar atau webinar. Menurutnya, KA FoSSEI harus menunjukan aksi dan tindakan yang nyata.   

Sementara itu, Ketua Umum KA FoSSEI, Sidiq Haryono menegaskan bahwa KA FoSSEI dengan jaringan yang tersebar di 230 universitas di Indonesia terus merawat idealismenya untuk membumikan ekonomi islam di Indonesia. Salah satu manifestasi dilakukan adalah dengan berdakwah, mengajak masyarakat luas untuk menunaikan rukun Islam yang kelima yaitu menunaikan ibadah haji.

Berita terkait  Bupati Pidie Jaya: MES adalah Organisasi Strategis dan Progresif

Rakernas ini menjadi sarana bagi seluruh pengurus KA FoSSEI untuk melakukan konsolidasi dalam melanjutkan estafet kepengurusan, terutama dalam berkoordinasi dan kolaborasi merumuskan rencana program kerja yang inklusif bagi pengembangan ekonomi Islam di Indonesia. 

Penulis: Muhamad Iqbal Haqiqi Maramis
Editor: Herry Aslam Wahid

Related Posts
Leave a Reply

Your email address will not be published.Required fields are marked *