Resmi Dilantik, MES Turki Siap Akselerasi Peluang Kerja sama Ekonomi Syariah Indonesia dengan Turki

Resmi Dilantik, MES Turki Siap Akselerasi Peluang Kerja sama Ekonomi Syariah Indonesia dengan Turki

Pengurus Wilayah Khusus MES Turki resmi dilantik pada Jumat 18 Februari 2022 secara virtual oleh Ketua III Pengurus Pusat MES, Firdaus Djaelani. Terbentuknya MES Turki menambah jumlah jaringan kepengurusan MES di luar negeri menjadi 17 negara.

Dalam kesempatan tersebut, Firdaus Djaelani mengungkapkan rasa syukurnya atas dilantiknya MES Turki. Dirinya berpesan mengenai pentingnya peran dan kontribusi aktif dari MES di luar negeri dalam merealisasikan berbagai program kerja nasional yang telah dirumuskan. Untuk mewujudkan hal tersebut, dibutuhkan dukungan, sinergi dan integrasi dari seluruh jaringan kepengurusan MES baik di wilayah khusus, wilayah dan daerah agar berbagai program yang dirumuskan bisa efektif dan bermanfaat bagi umat. Lebih lanjut Firdaus berharap kehadiran MES Turki juga dapat mempercepat pengembangan industri halal Indonesia di kancah internasional.

Berita terkait  Roadshow Literasi Ekonomi dan Keuangan Syariah MES Tahun 2023 Resmi Dimulai

Sementara itu, Duta Besar Republik Indonesia untuk Turki, Lalu Muhammad Iqbal yang hadir dalam kesempatan tersebut merasa terkesan dengan terbentuknya MES Turki yang kepengurusannya diisi oleh para pemuda mahasiswa di Turki. Dirinya mengaku optimis MES Turki dapat menjadi wadah yang inklusif melalui kajian mendalam untuk mendorong aktivitas dan praktik ekonomi syariah di antara para pelaku bisnis Indonesia dan Turki.

Adapun Ketua Umum Pengurus Wilayah Khusus MES Turki, Ecky Imamul Muttakin dalam sambutannya menyampaikan bahwa terbentuknya MES Turki diawali dengan aktivitas diskusi ringan antar mahasiswa dan masyarakat Indonesia di Turki yang memiliki ketertarikan dengan ekonomi syariah. Dirinya berterimakasih kepada para inisiator yang telah mendukung berbagai persiapan hingga MES Turki resmi terbentuk pada 17 Desember 2021.

Berita terkait  MES Sumbawa Resmikan Kawasan Bebas Riba di Desa Poto

Sebagai organisasi yang baru saja terbentuk, Imamul menyampaikan bahwa MES Turki tengah menyusun sejumlah kerangka kerja yang realistis dan berkelanjutan dengan mengkonstruksikan tiga tahap rencana pengembangan, yaitu konsolidasi, eksternalisasi, dan kolaborasi.

Dihadiri oleh perwakilan Pengurus Pusat MES, KBRI, KJRI Istanbul, pengurus PPI Turki, serta perwakilan PWK MES dari sejumlah negara, acara pelantikan ini juga dirangkai dengan bedah buku “Wakaf Ratu dan Putri-putri Ottoman” yang ditulis oleh Dewan Pakar MES Turki yakni Dwi Retno.

Penulis: Muhamad Iqbal Haqiqi

Editor: Herry Aslam Wahid

Related Posts
Leave a Reply

Your email address will not be published.Required fields are marked *