Urgensi dari kepemilikan sertifikasi halal untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas dari produk UMKM menjadi perhatian serius oleh MES. Dengan jumlah yang mencapai 65 Juta, kepemilikan sertifikasi halal diharapkan akan dapat mendorong peran UMKM dalam berkontribusi bagi upaya pemulihan ekonomi nasional.

Menyadari hal tersebut, Pengurus Daerah MES Kota Malang bekerja sama dengan Pemerintah Kota Malang menyelenggarakan workshop sertifikasi halal bagi UMKM bertajuk “Ikrar Halal UMKM sebagai Syarat Sertifikasi Halal” pada Sabtu, 6 November 2021 di Gedung DPRD Kota Malang.

Wali Kota Malang, Sutiaji yang hadir memberikan sambutan dalam kesempatan tersebut mengungkapkan Pemkot Malang sangat berkomitmen untuk memajukan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Salah satunya adalah dengan mendorong sertifikasi halal pada setiap produk yang dihasilkan. Lebih lanjut, Sutiaji mengaku senang atas terselenggaranya workshop ini, menurutnya banyak pelaku UMKM yang akan sangat terbantu dalam meningkat kapasitas dan kualitas produk yang mereka hasilkan.

Sutiaji menambahkan bawah usaha membantu UMKM agar memiliki sertifikasi halal, pada dasarnya telah diinisiasi olehnya saat masih menjabat sebagai Wakil Wali Kota Malang pada 2018 silam. Oleh karena itu, pihaknya berharap dalam waktu dekat lebih banyak lagi UMKM Kota Malang yang memiliki sertifikasi halal.

Sementara itu, Ketua I Pengurus Daerah MES Kota Malang yang mewakili Ketua Umum, Lutfi Abdilah mengatakan pihaknya hadir untuk membantu UMKM di Kota Malang agar semakin mampu berdaya saing. Karena pihaknya menilai bahwa untuk mendapatkan sertifikasi halal bagi UMKM dibutuhkan kontribusi dan kolaborasi dari berbagai pihak di Kota Malang.

Workshop ini menjadi langkah MES Kota Malang untuk mendorong percepatan aksesibilitas bagi para pelaku UMKM untuk segera mempersiapkan produknya guna memperoleh sertifikasi halal. Tercatat sebanyak 200 pelaku UMKM hadir dalam workshop tersebut yang berasal dari berbagai daerah di Kota Malang.

Selain Walikota Malang, workshop ini juga dihadiri sejumlah tokoh dan pejabat daerah Kota Malang, di antaranya Ketua DPRD Kota Malang; I Made Riandiana Kartika, Guru Besar Universitas Brawijaya; Prof. H Mohammad Bisri, serta Kepala Kanwil BSI Area Malang; Moh. Edry Dzul Fikri.


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *