Bank NTB Syariah bersama dengan Otoritas Jasa Keuangan serta didukung oleh MES NTB menyelenggarakan Gebyar Inklusi Keuangan NTB Gemilang pada Selasa, 26 Oktober 2021 di Aula RSUD Tanjung, Lombok Utara. Hadir dalam kesempatan tersebut yaitu Gubernur NTB; Zulkieflimansyah, Bupati Lombok Timur; Sukiman Azmi, Dewan Komisioner OJK; Tirta Segara, serta Ketua Umum MES NTB; Baiq Mulianah.

Dalam sambutannya, Zulkieflimansyah mengaku bangga dengan kontribusi yang diberikan MES NTB melalui program Melawan Rentenir Berbasis Masjid (Mawar Emas) sebagai bagian dari pemberdayaan masyarakat. Dirinya memandang selama ini program Mawar Emas telah berhasil memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat. Menurutnya Mawar Emas merupakan repson atas realita sebagian masyarakat di NTB yang ternyata masih belum bisa lepas dari jeratan rentenir

Oleh karena itu, Zulkieflimansyah menegaskan, bahwa layanan perbankan di NTB hendaknya terus meningkatkan inklusifitasnya dengan mendorong partisipasi dari pondok pesantren ataupun masjid agar masyarakat yang membutuhkan pendanaan usaha bisa terlayani secara luas.

Senada dengan Zulkieflimansyah, Tirta Segara mengungkapkan bahwa pihaknya juga akan mendukung penuh percepatan implementasi dari program Mawar Emas. Menurutnya tingkat inklusi keuangan provinsi NTB yang masih di bawah tingkat inklusi nasional, yaitu sebesar 62,7 persen perlu ditingkatan melalui program yang inklusif, salah satunya dengan program Mawar Emas.

Sementara itu, Baiq Mulianah dalam kesempatan terpisah menyapaikan bahwa dalam waktu dekat, bersama dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur dan MES Lombok Timur akan mengupayakan 11.000 jamaah dapat memperoleh fasilitas pendanaan dari program Mawar Emas.

Dirinya berharap ke depannya lebih banyak lembaga keuangan dapat mendukung dan berpartisiapsi dalam gerakan pemberdayaan ekonomi berbasis masjid ini. Dengan mengusung semangat “Sinergi, Literasi dan Peduli” MES NTB berupaya mengembangkan program ini sebagai ikhtiar untuk melawan jeratan rentenir.

Mawar Emas adalah program unggulan TPAKD provinsi NTB yang diinisiasi oleh MES NTB bersama dengan OJK dan BI. Tercatat Selama satu tahun ini, program ini telah melatih sekitar 500 takmir dan Penyuluh Agama Islam Kemenag. Program Mawar Emas ini juga memberikan modal usaha ultra mikro dengan nominal mulai dari 1 juta hingga 3 juta rupiah kepada jamaah masjid dengan skema akad qardul hasan. Hingga saat ini, lebih dari 1500 jamaah masjid telah memperoleh akses program ini melalui Bank NTB Syariah & Bank Dinar Asri Syariah.


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *