Pengurus Daerah MES Pekalongan telah melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda) III dengan mengangkat tema ”Mewujudkan Ekonomi dan Keuangan Syariah yang Berkontribusi Signifikan dalam Ekosistem Perekonomian Pekalongan” yang berlangsung pada Rabu, 20 Oktober 2021 di Gd. Rektorat Universitas Pekalongan. Forum Musda tersebut bertujuan untuk mempererat silaturrahim, konsolidasi dan evaluasi program kerja, serta pemilihan Ketua Umum MES Pekalongan untuk periode selanjutnya.

Dalam proses pemilihan yang dilakukan, terpilih sebagai Ketua Umum, Ketua Baitut Tamwil Muhammadiyah Jawa Tengah; Achmad Su’ud untuk Periode kepengurusan 1443-1446 H. Achmad Su’ud terpilih berdasarkan hasil rapat tim formatur yang dibentuk saat Musda berlangsung.

Dalam keterangan terpisah, Achmad Su’ud menyampaikan sejumlah rencana program kerja yang akan direalisasikan di periode kepengurusannya. diantaranya membangun capacity building usaha produk halal, mendorong akselerasi sertifikasi halal. menngitergasikan produk halal dengan lembaga keuangan, membetuk inkubator bisnis dan wisata halal di pedesaan serta menguatkan investasi syariah melalui sejumlah program pelatihan secara periodik dan berkelanjutan.

Lebih lanjut, Su’ud menuturkan bahwa kehadiran MES Pekalongan diharapkan dapat menjadi komunikator dan fasilitator dalam memasyarakatkan berbagai aspek kehidupan yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah tanpa meninggalkan kearifan lokal.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Musda, pada Sabtu, 16 Oktober 2021 MES Pekalongan menyelenggarakan acara Webinar bertajuk “Digitalisasi UMKM dan Peranan Lembaga Keuangan”. Hadir menjadi narasumber dalam webinar tersebut yaitu Kepala Divisi Bisnis Digital dan Pusat Data Ekonomi Syariah KNEKS; Dedi Wibowo dan Kepala Cabang BSI Pekalongan; Mariyono.

Webinar yang dihadiri oleh kalangan mahasiswa, masyarakat umum, serta para pelaku UMKM ini diharapkan dapat memberikan edukasi terkait optimalisasi digital dalam memanfaatkan peluang pasar secara lebih luas, sehingga dapat membangkitkan semangat, baik bagi para mahasiswa untuk terjun sebagai entrepreneur maupun bagi para pelaku UMKM untuk terus memperluas jaringan pemasaran dari produk atau jasa yang dihasilkannya.


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *