Peran koperasi syariah yag memberikan kontribusi dan dampak signifikan dalam upaya pengembangan UKM lokal mendorong Dinas Koperasi, Perindustrian, Perdagangan, dan UKM (Diskoperindag UKM) Kabupaten Sumbawa menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan Pengawasan Koperasi bagi Pengawas Koperasi selama 5 (lima) hari, dimulai dari tanggal 8 hingga 12 September 2021 bertempat di Hotel Tambora, Sumbawa.

Diklat ini menjadi sarana untuk menguatkan dan meningkatkan kualitas pengawasan dari para pengawas koperasi terkait aktifitas operasional dan pembiayaan koperasi yang disalurkan kepada UKM lokal.

Dalam kesempatan tersebut, hadir sebagai narasumber mewakili Pengurus Daerah MES Sumbawa yaitu  Ketua Bidang Kemandirian, Permodalan dan Waqaf; Rai Saputra. Dalam penyampaiannya Rai memaparkan bahwa MES Sumbawa senantiasia akan mendukung penuh gerakan konversi koperasi konvensional menuju syariah. Oleh karena itu pihaknya menegaskan pentingnya peran pengawas koperasi untuk mulai mengarahkan secara perlahan segala aktivitas koperasi baik dari sisi operasional maupun pembiayaan dengan berdasarkan prinsip syariah.

Menurutnya, penguatan sektor rill dengan akad syariah seperti musyarakah misalnya  yang berbagi peran dan berbagi hasil akan menghasilkan kemitraan yang positif bagi peningkatan peran koperasi. Rai menambahkan dengan kontribusi yang aktif dari semua pihak yaitu pemerintah sebagai pembina gerakan koperasi, Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) sebagai lembaga yang mewadahi kepentingan koperasi, serta MES sebagai asosiasi ekonomi syariah, akan mempercepat proses konversi koperasi konvensional ke syariah.

Sementara itu, Kepala Bidang Koperasi Diskoperindag UKM Sumbawa; Ali, menjelaskan bahwa urgensi dari peran koperasi pada sektor rill untuk menghidupkan sektor hulu sehingga dapat memaksimalkan pemanfaatan potensi UKM di Sumbawa.

Menurutnya, kerja sama koperasi dalam membangun usaha sektor rill melalui usaha agensi kebutuhan pokok akan sangat membantu dalam memperkuat kapasitas koperasi dan UKM dalam menghadapi persaingan pasar modern yang semakin kompetitif.

Kegiatan yang diikuti oleh sejumlah pengawas koperasi yang ada di kabupaten Sumbawa ini diharapkan dapat mempercepat proses konversi menuju koperasi syariah, sehingga segala aktivitas usaha yang ada di Sumbawa dapat terbebas dari praktik ribawi.


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *