Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo hadir dan membuka secara resmi agenda Musyawarah Wilayah  IV Pengurus Wilayah MES Kalimantan Tengah pada Kamis, 15 Juli 2021 yang dilaksanakan secara hybrid bertempat di Kantor Biro Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Kalimantan Tengah.

Dalam sambutannya, Edy Pratowo menyatakan bahwa keberadaan MES di Kalteng memberikan dampak yang positif melalui program-program yang telah terlaksana hingga saat ini. Terutama program pendampingan sertifikasi halal bagi para Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Palangka Raya. Edy juga menegaskan akan konsisten dan serius untuk mengoptimalkan potensi industri halal, karena menurutnya ekosistem halal menjadi salah satu solusi dalam menghadapi krisis ekonomi.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua III Pengurus Pusat MES, Firdaus Djaelani yang hadir secara virtual menjelaskan beberapa program kerja Pengurus Pusat MES yang akan melibatkan peran serta Pengurus Wilayah dan Daerah, diantaranya terkait program kemitraan Pertashop, kerja sama dalam optimalisasi Balai Latihan Kerja (BLK) komunitas bersama Kemnaker RI, serta kerja sama peningkatan kapasitas usaha dan pendampingan sertifikasi halal produk UMKM bersama dengan BPJPH.

Firdaus menjelaskan, program kerja tersebut memerlukan sinergi, dukungan, dan kolaborasi dari seluruh pihak baik di internal pengurus dan segenap pemangku kepentingan agar bisa direalisasikan secara maksimal dan dirasakan oleh umat.

Sementara itu, Fahrizal Fitri yang terpilih kembali untuk kedua kalinya menjadi Ketua Umum Pengurus Wilayah MES Kalteng pada Muswil IV tersebut menyampaikan bahwa selama ini MES Kalteng telah bekerja keras untuk melakukan sosialisasi yang terstruktur dan berkesinambungan kepada masyarakat tentang praktik sistem ekonomi syariah. Oleh karena itu, ke depannya pihaknya akan terus mengupayakan agar kemitraan yang telah terjalin dengan berbagai pihak terus berlanjut.

Selain dihadiri Wakil Gubernur dan Pengurus Pusat MES,  Muswil IV MES Kalteng juga dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh setempat, diantaranya Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalteng, Rihando, Kepala Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Kalteng, Otto Fitriandy, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalteng Abdul Rasyid, serta Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Provinsi Kalteng K.H. Khairil Anwar.


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *