Pasca terpiih menjadi Ketua Umum MES DIY periode 1442-1445 H, Heroe Poerwadi langsung melakukan konsolidasi kepengurusan dengan menggelar silaturrahim antar Pengurus Wilayah MES DIY pada Selasa 27 April 2021 di Balai Kota Yogyakarta.

Silaturrahim tersebut dalam rangka membangun komunikasi dan menyamakan visi antar Pengurus Wilayah MES DIY sehingga tercipta keselarasan dalam mengemban tanggung jawab organisasi.

Heroe menyampaikan, dengan jalinan komunikasi dan kesepahaman yang sama atas visi misi MES bisa dijadikan acuan untuk membuat program yang inklusif dan kongkret sehingga mampu menjawab kebutuhan masyarakat, terutama masyarakat Yogyakarta.

Lebih lanjut, Heroe menambahkan bahwa pihaknya sudah mengajukan surat keputusan (SK) penetapan pengurus baru MES DIY kepada Pengurus Pusat MES yang sudah selesai disusun pada 13 Maret 2021 lalu. Pihaknya berencana setelah SK penetepan pengurus diterbitkan akan langsung melakukan pelantikan dan rapat kerja pengurus.

Sementara itu, demisioner Ketua Umum Pengurus Wilayah MES DIY, Mursida Rambe menyampaikan terdapat sejumlah pekerjaan rumah dan tantangan MES DIY dalam kepengurusan saat ini. Menurutnya tantangan pertama adalah terkait sosialisasi yang perlu dilakukan secara masif tentang MES DIY di lingkungan masyarakat DIY, karena Mursida menilai masih banyak masyarakat yang masih awam dengan keberadaan dan kontribusi MES di Yogyakarta.

Selain itu, dirinya juga menekankan agar pengurus MES DIY saat ini harus menguatkan komitmen, baik dari sisi kontribusi waktu, tenaga, pikiran, dan biaya harus siap diberikan, karena kemajuan MES nantinya akan ditentukan oleh orang-orang yang ada di dalam tubuh kepengurusan MES DIY.


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *