Jaringan MES di luar negeri terus melakukan koordinasi dan konsolidasi dengan berbagai pihak untuk memaksimalkan potensi produk halal yang dimiliki oleh Indonesia. Terbaru, Pengurus Wilayah Khusus MES Aljazair melakukan audiensi dengan KBRI Alger pada Rabu, 7 April 2021 di Kantor KBRI Alger. Dalam audiensi tersebut, Pengurus Wilayah Khusus MES Aljazair diterima langsung oleh Duta Besar RI untuk Aljazair, Chalief Akbar.

Kunjungan audiensi ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan pada bulan Maret lalu dalam rangka membahas secara komprehensif terkait langkah apa saja yang perlu dipersiapkan agar MES Aljazair dapat berkontribusi aktif dalam memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Aljazair.

Pada kesempatan tersebut, Duta Besar RI untuk Aljazair, Chalief Akbar menjelaskan jika prosedur masuknya produk impor ke Aljazair cukup ketat, diperlukan kesabaran dan ketelitian untuk menjalin relasi ekonomis yang berkelanjutan dengan pihak Aljazair. Oleh karena itu, keberadaan MES Aljazair sangat dibutuhkan untuk memberikan gambaran dan pengetahuan kepada eksportir di Indonesia yang ingin memasuki pasar Aljazair.

Sementara itu, Ketua Umum MES Aljazair, Zainal Mahdi menuturkan, untuk memulai suatu hubungan bilateral secara berkelanjutan dengan Aljazair, pihaknya sedang berusaha menghadirkan sebuah usaha mikro kecil yang nantinya akan diberi nama Aljazair Market. Kehadiran Aljazair market ini akan menjadi wadah untuk produk-produk halal ekspor dari Indonesia.

Zainal menambahkan, kehadiran Aljazair market akan sangat membantu dalam memperkuat eksistensi produk-produk Indonesia yang ada di Aljazair. Pihaknya beharap, kehadiran Aljazair market ini bisa segera terealisasi sehingga bisa memberikan akses pasar kepada produk halal yang berasal dari Indonesia.

Sumber Gambar Aljazair (Shutterstock.com)


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *