Masifkan Literasi Ekonomi Islam Melalui Seminar


Pengurus Daerah MES Tasikmalaya, Prof. Dr kartawan

Tasikmalaya – Masyarakat ekonomi syariah (MES) terus melakukan literasi dan inklusi keuangan syariah  secara berkelanjutan melalui berbagai program baik dipusat maupun didaerah. Seperti halnya yang dilakukan oleh Pengurus Daerah MES  Tasikmalaya yang telah sukses menyelenggarakan Seminar Ekonomi Islam di Grand Metro Hotel Tasikmalaya Jawa Barat. Bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya. (18/02)

Seminar ekonomi Islam yang bertemakan Pengembangan Ekonomi Islam di Era Globalisasi ini diikuti oleh 500 peserta, terdiri dari masyarakat dan mahasiswa di daerah Tasikmalaya serta beberapa kampus dari berbagai daerah Priangan Timur. Dengan menghadirkan Pengurus Daerah MES Tasikmalaya, Prof. Dr. Kartawan, Guru besar Ekonomi Islam, Prof. Dr. Muhamad, M.Ag, Ketua Majelis Ulama Indonesia kota Tasikmalaya, KH. Achef Noor Mubarok, M.Ag dan para praktisi, pakar maupun regulator.

Adapun tujuan diselenggarakanya program MES Tasikmalaya melalui seminar ekonomi Islam ini merupakan pengenalan ekonomi Islam kepada masyarakat dan para milenials, sehingga nantinya mereka dapat memahami perkembangan ekonomi Islam di era globalisasi.

Ketua Majlis Ulama Indonesia kota Tasikmalaya, KH. Achef Noor Mubarok, M.Ag. menyatakan bahwa “perlu masyarakat mengetahui dan mengamalkan ekonomi syariah untuk memperbaiki perekonomian Tasikmalaya supaya berkah dan manfaat timbul dari perekonomian masyarakat yang melakukan secara syariah sehingga permasalahan keuangan bisa dihindari

Berbanding lurus dengan kondisi pengembangan ekonomi Islam di Indonesia, dalam penyampainannya, Pak Kartawan mengatakan bahwa “Potensi ekonomi Islam sangat besar untuk dikembangkan. Hadirnya Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) merupakan bentuk komitmen Masyarakat dalam mengembangkan ekonomi Islam, serta sebagai wujud usaha untuk membantu masyarakat memahami tentang perkembangan ekonomi syariah di era globalisasi”.

Guru Besar Ekonomi Islam, Prof. Dr. Muhamad, M.Ag, menambahkan bahwa “dalam perkembangan globalisasi ini, diperlukan sinergisitas lembaga keuangan syariah untuk terus bekerja keras dalam menyakinkan masyarakat, yang bertujuan membentuk perekonomian secara baik, dengan meninggalkan riba dan judi serta memaksimalkan konsep zakat dan wakaf”.

About the author: ekonomis

Leave a Reply

Your email address will not be published.Email address is required.