Curah hujan yang tinggi sejak sabtu (6/2) mengakibatkan banjir yang hampir merata di wilayah Kota dan Kabupaten Pekalongan. Banjir yang merendam 16 kelurahan di Kota Pekalongan dan 4 kecamatan di Kabupaten Pekalongan tersebut mengakibatkan 13.000 lebih warga terdampak.

Masyarakat Ekonomi Syariah Pekalongan atau yang biasa dikenal dengan sebutan MES Pekalongan sebagai organisasi yang juga bergerak dibidang sosial pun berupaya untuk meringankan beban para korban banjir dengan manggalang donasi.

Donasi yang telah diterima melalui MES Pekalongan pun telah disalurkan beberapa tahap yakni pada senin (8/2/21), rabu (10/2/21) dan jumat (12/2/21) yang disalurkan ke 13 titik posko dan dapur umum di Kota dan Kabupaten Pekalongan. 13 titik tersebut diantaranya Dapur Umum RMR Panjang, DU Jl. Progo, Kramat Sari Gg. 3, Jl. Teuku Umar Pasir Sari, Salam Manis Panjang, Sekar Wangi Panjang, Kandang Panjang, Posko Masjid Al Karomah Tirto, DU Desa Karangjompo, DU Desa Bener, DU Desa Pesanggrahan, DU Kompak Wonokerto dan DU Betis Bebel Wonokerto Kab. Pekalongan.

“Donasi yang kami berikan ini berupa paket sembako diantaranya ada beras, telur, mie instan, minyak goreng, air mineral dan lain-lain yang kami kumpulkan dari para donatur untuk didistribusikan ke posko-posko dan dapur umum” ucap Rinda selaku sekretaris umum MES Pekalongan.

Dalam menyalurkan bantuannya kepada para korban banjir, MES Pekalongan bekerjasama dengan beberapa pihak dan disalurkan sebanyak 5 tahap. Pada tahap kelima, MES Pekalongan bekerja sama dengan yayasan Baitul Maal PLN di Kramat Sari, yang bantuannya diberikan kepada korban banjir di kramat sari, Api-Api Kabupaten Pekalongan, Pecakaran Wonokerto, dan Tratebang.

Melalui donasi tersebut MES Pekalongan berharap dapat meringankan beban para warga terdampak banjir, sekaligus dapat memupuk jiwa kemanusiaan kita agar senantiasa berbagi dengan sesama. Tak lupa pula MES Pekalongan mengucapkan terimakasih banyak kepada para donatur yang telah berdonasi, semoga banjir di Pekalongan ini dapat segera surut dan para warga dapat beraktifitas kembali seperti semula.


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *