Maraknya transaksi pinjaman yang berasal dari rentenir membuat pelaku usaha di Kepulauan Buru mengalami kesulitan dalam mengembangkan usahanya. Akses permodalan dari perbankan yang masih sangat terbatas, membuat keberadaan rentenir menjadi pilihan sebagian masyarakat di kepulauan Buru meskipun harus terbebani oleh tingginya bunga yang diberikan.

Melihat fenomena tersebut, Pengurus Wilayah MES Maluku dan Pengurus Daerah MES Kab. Buru menginisiasi pembentukan Bank Wakaf Mikro (BWM) dengan harapan dapat menjadi solusi atas kebutuhan permodalan bagi masyarakat di Kepualauan Buru.

Sebagai langkah awal, MES Maluku dan MES Buru telah melakukan rapat koordinasi dengan OJK Provinsi Maluku pada Jumat 5 Februari 2021 untuk menjajaki peluang pembentukan BWM di Kepulauan Buru. Dalam kesempatan tersebut, Kepala OJK Provinsi Riau, Ronny Nazar yang memimpin langsung rapat koordinasi tersebut menjelaskan bahwa untuk mendirikan BWM diperlukan beberapa prosedur secara kelembagaan tentang apa saja yang perlu dipersiapkan. Selain itu, Ronny Nazar juga mengingatkan pentingnya sosialisasi yang masif kepada masyarakat sebelum bank wakaf mikro resmi didirikan.

Setelah melakukan koordinasi dengan OJK Provinsi Maluku, Pengurus Wilayah MES Maluku akan berkunjung ke kepulauan Buru untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat setempat, serta memastikan kesiapan secara fasilitas dan infrastruktur penunjang yang akan dibutuhkan dalam pendirian BWM tersebut. Selain itu, MES Maluku juga akan melakukan konsultasi dan koordinasi dengan Pengurus Pusat MES dalam upaya mematangkan rencana tersebut.

Ketua Umum MES Maluku, Hasbollah Toisuta menyatakan jika keberadaan BWM ini sangat dibutuhkan oleh pelaku usaha di Pulau Buru agar terbebas dari bunga rentenir yang begitu mencekik. Menurutnya, potensi ekonomi Pulau Buru yang tercermin dari hasil bumi berupa minyak kayu putih dengan kualitas terbaik, telah tertutupi oleh keberadaan rentenir yang menjajakan pinjaman dengan bunga yang tinggi.

Maka dari itu, Hasbulloh berharap, rencana pendirian BWM di Pulau Buru dapat segera terealisasikan di tahun ini, sehingga manfaatnya bisa segera dirasakan oleh para pelaku usaha yang ada di Kepualauan Buru.


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *