Jogja Halal Fest Resmi ditutup oleh KH. Ma’ruf Amin

Tema Halal Itu Istimewa yang diusung Jogja Halal Fest memang sangat tepat. Hal itu terbukti dari antusiasme masyarakat yang mencapai puluhan ribu orang menghadiri expo yang digelar 11-14 Oktober 2018 tersebut.  Jogja Halal Fest di Jogja Expo Center resmi ditutup pada hari Minggu (14/10) oleh Ketua Dewan Pembina PP MES KH. Ma’ruf Amin. Hadir pula sejumlah tokoh seperti Ketua Umum PP MES, Wimboh Santoso dan GKR. Mangkubumi.

Pada kesempatan itu, Ma’ruf Amin menyatakan optimismenya terhadap sistem ekonomi syariah akan membawa Indonesia bisa meningkatkan skala perekonomian nasional lebih baik. “Saya ingin meneriakannya halal is my life, jawabannya halal, halal, halal. Ini bukan kampanye, ini kampanye halal. Saya ini calon wakil presiden tapi kampanye nya tidak di sini. Saya ngasih tahu saja, anti ada tempatnya. Di sini saya kampanye halal, halal is my life. Halal, halal, halal. Sekali lagi halal is my life. Halal, halal, halal. Alhamdulillah,” tutur Kiai Ma’ruf sembari diikuti ratusan orang.

Kegiatan Jogja Halal Fest adalah forum bertemunya pelaku ekonomi, baik kalangan pengusaha, perbankan maupun pelaku bisnis yang diikuti oleh 217 stand. Selama penyelenggaraan kegiatan dikunjungi oleh lebih kurang 31 ribu pengunjung dengan omset lebih Rp 10 M. Mursida Rambe, Ketua Umum PW MES DI Yogyakarta menjelaskan Yogyakarta memang istimewa dan dirinya merasa senang bisa bersama pelaku ekonom syariah berhasil selenggarakan Jogja Halal Fest dengan suasana aman, damai, senang dan gembira. “Penyelenggarakan Jogja Halal Fest memang tak berorientasi laba. Membangun sistem ekonomi syariah, sinergi pengusaha, asuransi, lembaga keuangan yang akan bangun ekonomi syariah,” kata Mursida Rambe.

Sementara Wimboh Santoso selaku Ketua Umum PP MES menyebutkan, festival ini di luar ekspektasi pihaknya. Karena mendapatkan sambutan luar biasa. “Diluar dugaan ini melebihi ekspektasi. Mestinya festival ini bukan yang terakhir. Dan tentunya rutin dan ajang mendukung para pengusaha kita dan industri kita untuk mengembangkan ekonomi syariah di Indonesia ini,” pungkasnya.

About the author: ekonomis

Leave a Reply

Your email address will not be published.Email address is required.