Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia Solo bekerja sama dengan Pengurus Daerah MES Surakarta didukung oleh Bank Syariah Indonesia (BSI) serta pihak terkait lainnya menyelenggarakan Festival Kuliner Halal Kampung Kauman pada Minggu, 02 Januari 2022 di Ndalem Cakra Kauman, Solo. Agenda ini merupakan tindak lanjut dari program pelatihan peningkatan capacity building untuk para pelaku UMKM serta menjadi bagian dari program pengembangan kawasan kuliner halal di Kampung Kauman Solo.

Kepala Bank Indonesia Solo, Nugroho Joko Prastowo menjelaskan bahwa program ini diselenggarakan dalam rangka mendukung pencanangan Kampung Batik Kauman Solo sebagai kawasan kuliner halal. Pihaknya menilai, inisiatif ini menjadi bagian dari sarana untuk menstimulasi kembali gairah UMKM kuliner di Solo yang sempat terpuruk akibat pandemi, mengingat kuliner menjadi sektor yang berkontribusi besar yaitu 40% bagi pengembangan ekonomi kreatif di Solo.

Oleh karena itu, Joko berharap program ini dapat mempopulerkan berbagai kuliner khas Solo sehingga berdampak bagi penguatan aktivitas ekonomi kreatif yang disumbang melalui berbagai kreasi produk kuliner halal.

Senada dengan Joko, Ketua Umum MES Surakarta, Ibrahim Fatwa Wijaya mengatakan bahwa pihaknya tengah mendorong gerakan kampanye makanan halal di Kauman Solo serta siap berkontribusi dalam membantu upaya sosialisasi dan pemasaran melalui e-commerce atau marketplace. Hal ini menurutnya sebagai ikhtiar bersama agar pelaku UMKM lokal dapat naik kelas sehingga dapat merambah pasar nasional dan menjadi eksportir produk kuliner halal dunia.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Kampung Kauman Solo, Gunawan Wibisono mengungkapkan bahwa pihaknya selama tiga bulan terakhir terus bergerak untuk ikut mengkampanyekan UMKM kuliner halal. Bersama Pemkot Surakarta, BI Solo, serta MES dan BSI, peningkatan kapasitas UMKM di Kampung Kauman Solo dapat didorong secara masif.

Diketahui Festival Kuliner Halal Kampung Kauman merupakan ajang kompetisi bagi pelaku usaha kuliner kauman untuk menggali berbagai potensi kuliner khas dan tradisional. Diikuti oleh 213 pelaku UMKM kuliner, kompetisi ini dibagi menjadi lima kategori yaitu kategori masakan tradisional, kategori masakan kreasi, kategori kudapan tradisional, kategori kudapan kreasi dan kategori minuman kreasi rempah. Lima menu terbaik dari setiap kategori akan mengikuti babak final yang akan dilaksanakan pada 8 Januari 2022 di Kampung Kauman Solo.

Penulis: Muhamad Iqbal haqiqi

Editor: Herry Aslam Wahid


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *