Pengurus Daerah MES Lombok Timur bersama Pemerintah Daerah Lombok Timur, didukung oleh Pegurus Wilayah MES Nusa Tenggara Barat, Bank NTB Ssyariah, serta Kantor Perwakilan BI dan OJK OJK melaksanakan program pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis masjid bertajuk “Lombok Timur Berkembang” pada Senin 28 Juni 2021, bertempat di Balai Pertemuan Desa Wisata Kembang Kuning, Lombok Timur.

Program tersebut dibuka dengan kegiatan pelatihan “Takmir Angkatan VII” selama tiga hari yang diikuti oleh 50 takmir masjid di Lombok timur dengan berisikan materi – materi seputar penguatan manajerial dan ekonomi syariah.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum PW MES NTB, Baiq Mulianah dalam sambutannya menyampaikan bahwa masjid harus dimaksimalkan sebagai pusat pemberdayaan karena Masjid dapat berperan dalam meningkatkan kemakmuran.

Perempuan yang pada awal tahun 2021 memperoleh penghargaan dari Otoritas Jasa Keuangan sebagai Penggerak Keuangan Mikro Syariah ini mengajak seluruh pihak untuk berkontribusi aktif dalam menjadikan masjid sebagai episentrum pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Sementara itu, Ketua Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Lombok Timur yang juga sebagai Ketua Umum MES Lombok Timur, Juaini Taofik, menjelaskan bahwa program Lombok Timur Berkambang menargetkan sebanyak 10 ribu jama’ah yang akan diberikan fasilitas pembiayaan. Target 10 ribu jamaah ini kemudian akan dipetakan mulai dari jenis usaha, profil pelaku usaha, hingga komoditas yang bisa dijual.

Selain itu Juani menambahkan MES Lombok Timur bersama Pemkab Lombok Timur berserta BI dan OJK akan terus mendorong adanya proses pendampingan hingga usaha yang dijalankan jamaah bisa naik kelas.

Program yang menjadi tindaklanjut dari program Mawar Emas ini disambut baik oleh masyarakat setempat. Harapannya program tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi pemberdayaan ekonomi berbasis masjid di Kabupaten Lombok Timur.

Kategori: Berita MES

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *