Sumbar Siap Akselerasi Pengembangan Koperasi Syariah

Padang – Kamis (25/4) Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Barat menggelar Rapat Koordinasi Daerah bertempat di Hotel Kyriad Bumi Minang Padang, Sumatera Barat.

Rapat yang bertajuk “Percepatan Pengembangan Koperasi Syariah” ini digelar selama 2 (dua) hari dan ditujukan untuk mengkaji dan menyusun strategi percepatan pengembangan koperasi syariah di Sumatera Barat terutama melalui konversi koperasi konvensional ke syariah. Sebanyak 22 pembina dan 10 perwakilan koperasi dari berbagai daerah di Sumatera Barat hadir mengikuti rapat.

Hari pertama rapat diisi dengan pemaparan materi tentang kebijakan pengembangan koperasi syariah dan simulasi penggunaan Aplikasi Keuangan Mikro Masyarakat Ekonomi Syariah (AKSIOMA). Sebagai informasi, AKSIOMA merupakan salah satu program dari Perkumpulan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) berbentuk teknologi perangkat lunak (software) bersifat open source yang ditujukan untuk membantu BMT atau koperasi syariah dalam mengelola dana simpanan, dana pembiayaan, dan laporan keuangan yang sesuai dengan PSAK Syariah.

Ahmad Wira (Pengurus Wilayah MES Sumatera Barat) dan Pimgi Nugraha (Sekretariat Pengurus Pusat MES)

Hadir sebagai narasumber dari MES Ahmad Wira (Pengurus Wilayah MES Sumatera Barat) didampingi oleh Pimgi Nugraha (Sekretariat Pengurus Pusat MES) serta narasumber dari Kementerian Koperasi dan UKM RI yang diwakili oleh Pristyanto dan Mohammad Makhrisyafrizal (Bidang Literasi dan Penumbuhan KSPPS dan USPPS Koperasi).

Hari kedua rapat akan lebih difokuskan pada pemaparan masing-masing bidang dalam Tim Percepatan Pengembangan Koperasi Syariah Provinsi Sumatera Barat. Sebanyak 4 (empat) bidang yang terdiri dari Bidang Pembkop, Bidang Pengawasan, Bidang Perizinan dan Kelembagaan, serta UIN IB FEBI Padang dijadwalkan melakukan rapat lanjutan membahas langkah strategis yang akan diambil dalam upaya mengakselerasi pengembangan koperasi syariah di Sumatera Barat. (PN)

About the author: ekonomis

Leave a Reply

Your email address will not be published.Email address is required.