Entaskan Kemiskinan Melalui Keuangan Syariah

Padang – Pengurus Daerah MES Kota Padang bekerja sama dengan OJK Provinsi Sumatera Barat dan Pemerintah Kota Padang menyelenggarakan Sosialisasi mengenai Perbankan dan Keuangan Syariah dengan mengusung tema “Menuju Padang Sebagai Kota Ekonomi Syariah” pada Senin, (30/12) yang berlangsung di Hotel Rocky Plaza Hotel Padang. Sosialisasi diikuti oleh 220 pelaku usaha mikro dan manajer Koperasi Simpan Pinjam Pembiayaan Syariah (KSPP) yang berada di Kota Padang.

Pemberian Plakat dari OJK Sumbar yang dilakukan oleh Kepala OJK Sumbar, Darwisman kepada Wali Kota Padang, Mahyeldi.

Dewan Pakar PD MES Kota Padang, Darwisman yang juga menjabat sebagai Kepala OJK Sumbar, dalam sambutan mengatakan bahwa pengelolaan keuangan dan pembukuan yang dilandasi dengan tata kelola menjadi kunci keberhasilan pelaku usaha mikro dari feseable menjadi bankable. “Pengelolaan keungan dan Pembukuan dalam UKM ini penting, salah satunya dapat memperoleh akses pembiayaan modal kerja dari perbankan syariah dan KSPPS. Begitu juga halnya dengan pembukuan dan pengelolaan KSPPS menjadi lebih baik disertai dengan tata kelola dan kualitas SDM yang memadai.” ungkapnya.

 Untuk mencapai hal itu, prinsip akuntansi perlu diperhatikan dengan baik, dimulai dengan pembukuan transaksi dilakukan pada hari yang sama dan setiap transaksi wajib berdasarkan underlying transaksi, serta akan lebih baik jika memiliki sistem akuntansi untuk meminimalisir kesalahan pencatatan. Selanjutnya Darwisman menyampaikan bahwa OJK Sumbar, bersama MES Kota Padang, dan Pemko Padang akan mendorong terciptanya ekosistem keuangan syariah.

Ketua Umum PW MES Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah

Ketua Umum Pengurus Wilayah MES Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah yang juga merupakan Wali Kota Padang mengatakan, pengembangan KJKS BMT merupakan salah satu upaya pengentasan kemiskinan di Kota Padang dengan cara menyalurkan modal usaha”, ujarnya. Lebih lanjut Mahyeldi menjelaskan, peningkatan kapasitas KSPPS atau yang sebelumnya disebut Koperasi Jasa Keuangan Syariah (KJKS) BMT memerlukan keseriusan dan komitmen manager berserta pengurus dalam pengelolaan keuangan syariah dan pembinaan usaha masyarakat miskin.

“Penguatan untuk perbankan syariah ke depan memang tergantung daripada kesadaran dan dukungan serta daya desak KSPPS. Sehingga perbankan syariah bisa lebih kuat dan tumbuh berkembang, Sinergi keuangan syariah ini sangat kita perlukan untuk pengentasan kemiskinan di Kota Padang. Dan menghadirkan Kota Padang sebagai kota sekonomi syariah”, imbuh Mahyeldi.

Mahyeldi Ansharullah, menyampaikan bahwa keberadaan KSPPS adalah bahagian yang tidak terpisahkan daripada tiga level kelembagaan perbankan ini. Ada Bank Nagari, ada BPRS, dan nantinya ada KSPPS yang akan menjadi terintegrasi sehingga satu sama lainnya akan saling kuat-menguatkan.

Adapun hadir sebagai narasumber, Dewan Pakar PD MES Kota Padang, Darwisman, Direktur Utama Bank Nagari, Dedy Ihsan, Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Endrizal, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Padang, Syuhandra. Seluruh materi yang dibawakan secara ringan dan membuka ruang diskusi kepada para pelaku usaha mikro kecil dan Manajer KSPPS. Sehingga, menciptakan komunikasi dua arah untuk memperoleh informasi langsung kendala yang terjadi di lapangan dalam meningkatkan minat dan pemahaman masyarakat untuk menggunakan produk keuangan syariah, khususnya pada perbankan syariah dan koperasi syariah.

About the author: ekonomis

Leave a Reply

Your email address will not be published.Email address is required.