Sudah Benarkah Jual Beli Kita?

Durham, UK – Ahad (08/12), Pengurus Masyarakat Ekonomi Syariah United Kingdom (MES UK) kembali menyelenggarakan Fiqh Talk Series dengan tema “Sudah Benarkah Jual Beli Kita?” dengan Narasumber, kandidat PhD Islamic Finance University of Salford, Abdul Aziz Ibrahim dan dua diskusan yang merupakan mahasiswa Master Islamic Finance and Management Durham University, Wahyu Ega Nugraha dan Muhammad Rizky Arifandi.

Sebagaimana seri sebelumnya, Fiqh Talk edisi kedua ini dilaksanakan secara online dan disiarkan langsung via akun Facebook dan Youtube MES UK. Hal ini memungkinkan warganet dari seluruh penjuru dunia untuk bergabung dalam diskusi ini.

Abdul mengawali diskusi dengan penjelasan mengenai pengertian jual beli (al-bai’), dasar hukum, adab, serta rukun dari jual beli. Pembahasan kemudian berlanjut ke jenis jual beli dalam fikih muamalat yang dibedakan menurut objek barang dan harga (tsaman). Dari beberapa jenis jual beli yang dijelaskan oleh Abdul, salah satu jenis yang sangat marak dipraktekkan di perbankan syariah Indonesia adalah jual beli dengan akad murabahah.

“Akad Murabahah laris di gunakan di perbankan syariah Indonesia karena risikonya yang rendah. Selain itu, karena akad ini termasuk jual beli maka penerapannya lebih mudah dan cepat dibandingkan dengan bentuk lain seperti investasi.” 

Lebih lanjut Abdul mengungkapkan pentingnya seorang Muslim memahami praktek jual beli dari sudut pandang syariat Islam.”Setiap insan tidak lepas dari kegiatan perniagaan, terlebih di tengah perkembangan jaman dan teknologi” ungkapnya.

Di sisi lain, hal ini juga yang menjadi kritik dari para ahli ekonomi syariah. Perbankan syariah dianggap lebih fokus “berjualan” daripada membangun sistem yang lebih familiar terkait social welfare. 

Jual beli online juga menjadi pembahasan yang sangat menarik. Terbukti dari banyaknya pertanyaan terkait yang datang via media sosial MES UK. Merespon pertanyaan-pertanyaan tersebut, Abdul menekankan bahwa ”titik kritis yang perlu diwaspadai menyangkut jual beli online adalah terkait kepastian barang yang diperjualbelikan.” 

Kepala Edukasi PWK MES UK, Wahyu Ega Nugraha menutup Fiqh Talk Series 2 dengan menekankan pentingnya sosialisasi terkait penerapan jual beli yang sesuai dengan syariat. Perkembangan transaksi moderen yang sangat cepat membutuhkan analisa yang lebih dari basis fikih. MES UK diharapkan dapat mengisi kebutuhan tersebut.

Siaran diskusi dapat dilihat melalu link berikut:
Facebook dan Youtube


About the author: ekonomis

Leave a Reply

Your email address will not be published.Email address is required.