KNKS dan MES Sulsel Sepakat Perlu Adanya Roadmap Pengembangan Ekonomi Syariah di Tingkat Regional

Makassar – Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) bersama Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Sulawesi Selatan sepakat perlu adanya roadmap pengembangan ekonomi syariah di tingkat regional. Roadmap ini dapat menjadi pelengkap Masterplan Ekonomi Syariah yang diterbitkan oleh KNKS sebelumnya.

Usulan tersebut disampaikan dalam diskusi bertajuk Focus Group Discussion: Dialog Ekonomi dan Keuangan Syariah kerja sama KNKS dan MES dengan tema “Mengoptimalkan Potensi Pengembangan Industri Keuangan Syariah di Provinsi Sulawesi Selatan” pada Rabu, 11 Desember 2019 bertempat di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan.

Hadir mengikuti diskusi sejumlah perwakilan dari KNKS, Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, OJK Kantor Regional VI Sulampua, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Pimpinan Grup Unit Usaha Syariah Bank Sulselbar, dan Pengurus Wilayah MES Provinsi Sulawesi Selatan.

“Kami menyambut baik agenda FGD ini. Semoga dapat turut memberikan kontribusi yang signifikan dalam usaha mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah di Provinsi Sulawesi Selatan,” ujar Endang Saputra, Direktur Bank Indonesia Sulawesi Selatan dalam sambutannya.

Sebagaimana diketahui, KNKS bersama MES tengah melakukan kunjungan dan diskusi ke beberapa daerah untuk menyerap masukan sekaligus melihat langsung peluang dan tantangan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di daerah tersebut.

“Kami bersama MES sudah melakukan kunjungan juga ke Aceh dan Sumatera Barat. Alhamdulillah sejumlah inisiatif sudah mulai ditindaklanjuti, salah satunya adalah terkait konversi Bank Pembangunan Daerah” ujar Ronald Rulindo, Direktur KNKS dalam pemaparannya.

Sebagai organisasi yang konsen di bidang ekonomi dan keuangan syariah, MES terutama melalui Pengurus Wilayah telah banyak bekerja sama dengan para pemangku kepentingan setempat untuk mengembangkan berbagai program dalam rangka mengakselerasi pertumbuhan ekonomi syariah di Provinsi Sulawesi Selatan. Dalam hal ini, sejumlah inisiatif telah dilaksanakan, salah satunya adalah penyusunan Perda Halal bersama Pemerintah Provinsi. Regulasi ini dimaksudkan agar masyarakat memiliki pedoman dan landasan hukum yang jelas dalam memproduksi dan mengkonsumsi produk halal di Sulawesi Selatan.

“Perda ini sudah disampaikan bersama. Saat ini dalam proses review di pusat,” kata Ketua Harian PW MES Provinsi Sulawesi Selatan, Mukhlis Sufri.

Sebagai salah satu provinsi termaju di Indonesia Bagian Timur, Sulawesi Selatan memiliki potensi ekonomi halal yang besar. Salah satu komoditas yang dapat dikembangkan adalah perikanan dan produk olahan berbasis kelautan lainnya.

“Ke depannya, kami mempertimbangkan usulan untuk menyusun roadmap pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di tingkat regional. Ini penting sebab setiap wilayah memiliki tantangan dan peluangnya masing-masing,” tutup Ronald.

About the author: ekonomis

Leave a Reply

Your email address will not be published.Email address is required.