MES Malaysia dan IAIS adakan Diskusi bersama Presiden Asosiasi Fintech Malaysia

Kuala Lumpur- Senin (05/11)Pengurus Wilayah MES Malaysia bekerja sama dengan menyelenggarakan Islamic Talk Series dengan mengundang Presiden Direktur Fintech Association of Malaysia (FAOM), Encik Mohammad Ridzuan Abdul Aziz yang bertajuk “Transitioning Islamic Economy Via Technology & Innovation-Key Elelments & Impacts”. Seminar dan talk series ini dihadiri oleh sekitar 50 orang yang terdiri dari berbagai kalangan profesional, akademisi, praktisi, baik itu nasional maupun internasional.

Acara ini diinisasi oleh MES Malaysia dan IAIS dalam rangka menjawab tantangan ekonomi islam di era perkembangan teknologi yang semakin cepat, dengan kehadiran blockchain, cryptocurrency, smartcontract, dan Fintech. Pertama sekali acara dibuka oleh Ketua Umum MES Malaysia Mahbubi Ali. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari CEO IAIS Mohammad Hashim Kamali setelah itu dilanjutkan dengan pemaparan materi yang disampaikan oleh Encik Ridzuan.

Dari kiri ke kanan, Presdir FAOM, Encik Mohammad Ridzuan Abdul Aziz, Ketua MES Malaysia, Dr. Mahbubi Ali

Encik Ridzuan sebagai Presdir FAOM mendeskripsikan megenai potensi, peluang, kekuatan, dan tantangan pemanfaatan teknologi  keuangan (Fintech) dalam mendukung ekosistem ekonomi islam yang membumi dan merata dalam pendistribusian aset dan kekayaan. “Transisi ekonomi islam menuju ekonomi berbasis digital yang aman, murah, dan dapat dijangkau masyarakat menjadi hal yang sangat penting untuk diimplementasikan karena teknologi kini hadir dalam genggaman masyarakat global melalui gawai pintar” ungkapnya

Lebih lanjut Ridzuan mengatakan dengan adanya inovasi keuangan yang berkembang sekarang melalui pemanfaatan teknologi diharapkan mampu menjawab tantangan sekarang dan masa yang akan datang mengenai aksesibilitas masyarakat kepada instrumen keuangan Islam. “Sehingga pemerataan di bidang ekonomi dapat dicapai, kekayaan dapat terdistribusi secara optimal, dan ruh ekonomi islam yang berkeadilan dapat dicapai dengan baik.” pungkasnya.

Dari kiri ke kanan, CEO IAIS, Mohammad Hashim Kamali dan Presdir FAOM, Encik Mohammad Ridzuan Abdul Aziz

Dari kiri ke kanan, Presdir FAOM, Encik Mohammad Ridzuan Abdul Aziz, Wakil Sekretaris Pengurus Wilayah Khusus MES Malaysia, Syafwendi Syafril

About the author: ekonomis

Leave a Reply

Your email address will not be published.Email address is required.