Republika Gelar Penganugerahan Tokoh Perubahan


Jakarta – Republika menyelenggarakan Malam Penganugerahan Tokoh Perubahan yang sudah sejak tahun 2005 rutin dilakukan dan kembali digelar di Djakarta Theater, Rabu (24/4). Acara Penganugerahan ini sekaligus perayaan 26 tahun Republika yang dihadiri oleh sejumlah tokoh negara dan pejabat tinggi negara dan tokoh masyarakat.


Mengusung tema “merawat persatuan untuk kejayaan bangsa” Komisaris Utama Republika, Eric Thohir mengatakan “Persatuan menjadi sangat penting ditengah kondisi polarisasi perbedaan pandangan politik saat ini”, Eric mengajak masyarakat untuk tidak berlarut sebab persatuan menjadi syarat mutlak, untuk kemajuan bangsa Indonesia, Republika berkomitmen merajut kembali hubungan harmonis antara masyarakat dan kerangka Bineka Tunggal Ika.


Irfan Junaidi, Kepala Redaksi Republika mengatakan “Ruh persatuan dan ruh kebersamaan merupakan jati diri bangsa kita sehingga sampai saat ini Indonesia bisa tetap utuh, Indonesia tetap satu.”


“Indonesia patut berbangga bahwa indonesia tidak pernah habis memiliki tokoh-tokoh yang telah memberikan dedikasi dirinya kepada masyarakat, kemanusiaan, ilmu pengetahuan dan bangsa indonesia” ucap Eric.


Sebagai tanda terima kasih, Republika memberikan Penganugerahan Tokoh Perubahan Republik kepada 5 (lima) tokoh dengan kiprahnya dalam membangun dan memberdayakan masyarakat terutama dalam persatuan bangsa.


Ada lima tokoh yang telah memberi inspirasi kebaikan di bidang yang digeluti masing-masing, di antaranya Rektor Universitas Muhammadiyah Sorong Dr. Rustamadji, Direktur Wahid Institute Yenny Wahid. Takmir Masjid Jogokariyan Ustadz Muhammad Jazir, Pengusaha asal Papua Barat Bahlil Lahadalia dan Sutopo Purwo Nugroho Ketua Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

About the author: ekonomis

Leave a Reply

Your email address will not be published.Email address is required.