Investor Syariah Berkumpul di Ternate

Ternate – Perkembangan pesat industri pasar modal syariah Indonesia mulai diminati masyarakat Kota Ternate untuk menjadi investor syariah. Selain memberikan return yang tinggi, berinvestasi saham syariah juga memberikan rasa aman karena dijamin kesyariahannya oleh DSN MUI dan OJK sebagai regulator.

Tingginya minat masyarakat Ternate menjadi berinvestasi disaham syariah, disambut baik oleh Pengurus Wilayah Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Maluku Utara dan Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan menyelenggarakan Investor Gathering pada Kamis (30/8) di Kantor Bank Indonesia Ternate.

Acara yang berlangsung selama setengah hari sejak pukul 08.30-12.30 WIT ini diikuti sebanyak 42 investor saham syariah dan menghadirkan dua narasumber dari BEI dan Phintraco Sekuritas.

Ketua Umum MES Maluku Utara, Chairul Saleh Arief mengatakan “kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan nilai investasi saham syariah dan dapat menarik minat masyarakat lainnya yang belum menjadi investor di pasar modal”.

Usaha mendorong perkembangan industri pasar modal syariah di kawasan Indonesia timur, khususnya Ternate sudah sejak lama dilakukan oleh MES Maluku Utara, tepatnya mulai pada tahun 2013. Perlahan namun pasti, usaha tersebut mulai membuahkan hasil. Lebih lanjut, Chairul menjelaskan “kita sudah mulai sejak 6 tahun lalu melakukan sosialisasi dan edukasi pasar modal syariah ini kepada masyarakat Kota Ternate bekerjasama dengan BEI dan Alhamdulillah respon masyarakat sangat bagus”.

Sekda Kota Ternate, Muhammad Tauhid Sulaiman dalam sambutannya menyatakan menyambut baik kegiatan ini ditengah masih banyaknya penipuan berkedok investasi. “kami menyambut baik kegiatan ini, tidak hanya sebatas investasi materi, tetapi lebih dari itu karea kegiatan ini adalah investasi untuk penguatan kapasitas dan kualitas SDM” tandasnya.

Kegiatan pasar modal syariah kerjasama MES dan BEI terdiri tiga rangkaian kegiatan, yaitu sekolah pasar modal syariah, workshop pasar modal syariah dan investor gathering yang pada tahun 2018 ini akan dilaksanakan di 30 Kota seluruh Indonesia. (afr)

About the author: ekonomis

Leave a Reply

Your email address will not be published.Email address is required.