Pelantikan Pengurus Pusat MES Periode 1439 – 1442 H

Jakarta, 24 Maret 2018. Bertempat di Auditorium Plaza Mandiri, Jakarta Selatan, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso secara resmi dilantik menjadi Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) menggantikan Muliaman D. Hadad bersama jajaran pengurus baru lainnya periode 2018-2021.

Hasil ini diputuskan berdasarkan banyak pertimbangan yang telah dilakukan oleh sembilan orang Tim Formatur yang dipimpin oleh KH. Ma’ruf Amin selaku Ketua Dewan Pembina MES. Dalam sambutannya, Ketua Dewan MES sekaligus Ketua Umum MUI tersebut menyatakan bahwa saat ini merupakan momentum yang tepat bagi kita untuk memasyarakatkan ekonomi syariah dan mensyariahkan ekonomi masyarakat (ummat). Hal ini dirasa penting dilakukan untuk mengembangkan konsep ekonomi ummat sebagai arus ekonomi baru atau new economy policy di Indonesia. Termasuk mendorong peran strategis MES dalam mengaplikasikan nilai-nilai ekonomi syariah secara nyata dalam berbagai program kerja.

Sementara itu, dalam rangka menghadapi harapan serta tantang baru pengembangan ekonomi syariah saat ini Wimboh menghimbau agar para pengurus MES yang baru siap untuk menciptakan inovasi-inovasi baru demi mencapai ultimate goal yakni kesejahteraan masyarakat. Ia juga menambahkan bahwa di bawah kepemimpinannya MES akan bersinergi dengan pemerintah khususnya OJK dalam hal mengakselerasi pertumbuhan Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS), salah satunya Bank Wakaf Mikro.

Selain Wimboh sebagai Ketua Umum PP MES, pada acara tersebut juga dilantik Anggito Abimanyu sebagai Wakil Ketua Umum I, Firdaus Djaelani sebagai Wakil Ketua Umum II, Sugeng sebagai Wakil Ketua Umum III, dan Edy Setiadi sebagai Sekretaris Jenderal. Hingga kini, MES telah memiliki pengurus wilayah di 26 provinsi, 71 kabupaten dan kota, serta lima di luar negeri.

About the author: ekonomis

Leave a Reply

Your email address will not be published.Email address is required.